3 Mitos Populer soal Homeschooling

Fahmi Abidin Achmad, Jurnalis · Jum'at 15 Juli 2016 13:15 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 15 196 1438518 3-mitos-populer-soal-homeschooling-OQxA8hVCRH.jpg Ilustrasi Homeschooling. (Foto: laymedown.org)

LIBURAN telah berakhir dan seluruh murid akan kembali ke sekolah, termasuk yang belajar dengan metode homeschooling. Sayangnya, sampai sekarang tidak sedikit masyarakat yang punya pemahaman keliru mengenai tentang metode pengajaran ini. Berikut beberapa mitos populer tentang homeschooling yang perlu diketahui.

1. Homeschooling itu mahal?

Mitos ini lahir karena sampai saat ini yang memilih metode pembelajalan homeschooling adalah masyarakat ekonomi menengah atas. Kenyataannya tidak seperti itu, saat ini sudah ada beberapa lembaga pendidikan yang menawarkan biaya yang terjangkau dan fleksibel. Bahkan banyak materi pelajaran bisa diunduh gratis dari internet.

2. Membatasi anak untuk bersosialisasi

Ini adalah mitos yang sangat familiar mengenai homeschooling. Banyak yang berpikir anak hanya belajar di rumah dan kesempatan untuk bertemu puluhan orang layaknya di sekolah formal seperti dibatasi untuk bersosialisasi. Padahal tidak seperti itu, banyak riset yang sudah  membuktikan siswa homeschooling dapat berinteraksi dengan baik, bahkan lebih baik dari siswa sekolah formal.

3. Tidak bisa lanjut ke jenjang kuliah

Tidak perlu khawatir soal ini, karena anak-anak yang homeschooling bisa melanjutkan pendidikan hingga kuliah. Hal itu karena pemerintah Indonesia sudah memberikan dukungan dengan sistem pendidikan ini. Jadi, kurikulum yang diberlakukan sebenarnya sudah setara dengan  kurikulum pendidikan formal. Kalau ingin melanjutkan kuliah, salah satu alternatif yang bisa ditempuh dengan mengikuti ujian kesetaraan yang diselenggarakan oleh pemerintah, atau bisa juga mengikuti ujian Cambridge.

(FHM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini