Plus dan Minus Bekerja di Perusahaan Startup

Fahmi Abidin Achmad, Jurnalis · Selasa 19 Juli 2016 18:10 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 19 196 1441491 plus-dan-minus-bekerja-di-perusahaan-startup-tJ1IFHPOZX.jpg Ilustrasi Perusahaan Startup. (Foto: blogs.wsj.com)

PERUSAHAAN startup adalah sebutan untuk perusahaan yang baru merintis dan masih mencari model bisnis berbasis internet. Perusahaan sejenis ini menjamur di Indonesia, tapi sebagian orang masih ragu untuk bergabung.

Tapi jika Anda saat ini sedang melirik untuk bergabung dengan startup, ada baiknya kita telusuri lebih dahulu plus dan minus berkarier di startup.

1. Jangan Berharap Stabilitas

Bergabung dengan startup berbeda dengan bergabung bersama perusahaan besar. Perbedaan utamanya adalah minimnya struktur dan sistem yang sudah terbentuk sehingga berpengaruh kepada jam kerja, proses dan alur kerja, serta hubungan kerja.

2. Jam Kerja

Perusahaan startup sebagian besar tidak memiliki jam kerja yang teratur karena tolak ukurnya adalah target tugas yang harus diselesaikan, bukan berapa lama waktu kerja. Ada pula startup yang menjalankan sistem kerja remote, atau Anda bisa bekerja dari rumah. Fleksibilitas waktu yang dimiliki start up ini tentu saja menguntungkan bagi Anda untuk membagi waktu antara karier dan mengurus keluarga.

3. Gaji dan Tunjangan

Prioritas perusahaan startup adalah untuk mendapatkan pemasukan dana sebanyak-banyaknya dengan mengetatkan berbagai potensi pengeluaran, termasuk gaji karyawan serta tunjangan-tunjangan yang biasanya ditawarkan oleh perusahaan besar. Sadarilah akan hal ini sebelum Anda bergabung dengan startup.

Namun saat perusahaan sudah mulai berkembang, kerja keras Anda tentu akan diperhitungkan. Akan mungkin Anda diperhitungkan menjadi salah satu barisan eksekutif perusahaan, atau bahkan mungkin juga memperoleh saham perusahaan meskipun sedikit.

4. Siap dengan tekanan performa kerja

Karena sistem yang sudah terbentuk, tidak ada satu individu yang memberikan kontribusi yang luar biasa besar pada kemajuan perusahaan besar. Kehilangan satu orang pun tidak akan memengaruhi kinerja perusahaan. Berbeda dengan perusahaan startup, performa kerja setiap orang sangat berpengaruh bagi berjalannya perusahaan.

Baik buruknya performa kerja yang Anda berikan, akan berpengaruh terhadap pendapatan perusahaan. Positifnya, Anda dapat mengembangkan diri Anda lebih cepat dan belajar banyak hal mengenai bisnis perusahaan dalam jangka waktu yang tidak lama.

5. Pengalaman dan Keahlian Kerja

Pada perusahaan besar, tiap individu memiliki jobdesk yang sangat spesifik yang akhirnya membatasi tanggung jawabnya. Tapi dinamika di perusahaan startup akan menuntut Anda untuk cepat beradaptasi, berpindah dari satu jobdesk ke jobdesk berikutnya.

Waktu yang Anda jalani di perusahaan startup akan memberikan jauh lebih banyak pengalaman dan keahlian kerja dibandingkan berkarier di korporat. Jika Anda berada pada perusahaan startup yang berkembang dengan baik, pada akhirnya akan sangat mungkin Anda mendapatkan timbal balik penghasilan yang mencengangkan.

(FHM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini