Share

EKSKLUSIF: Kiat Menjadi Pribadi Sukses ala Surya Chandra Surapaty

Afiza Nurmuseriah, Okezone · Rabu 27 Juli 2016 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 27 196 1448208 eksklusif-kiat-menjadi-pribadi-sukses-ala-surya-chandra-surapaty-S4vkgOM4ya.jpg Kepala BKKBN, Chandra Surapaty (Foto: Sabki/Okezone)

ZAMAN teknologi informasi semakin maju, yang diperlukan bukan lagi otot melainkan otak untuk menjalani itu semua.

Ini juga merupakan pengalaman dari Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Surya Chandra Surapaty. Kepada Okezone secara eksklusif Surya berbagi pengalamannya untuk menyikapi zaman yang menuntut semua orang lebih kompetitif lagi.

Menurutnya, dalam bekerja sudah tak perlu lagi tenaga yang banyak untuk menggarap semua pekerjaan. Yang diandalkan kini adalah mesin dan robot, untuk itu yang diperlukan adalah otak untuk mengoperasikannya.

“Sekarang kita harus berpikir untuk tidak lagi menjadi pekerja upah, tetapi mempunyai usaha sendiri atau jadi pengusaha. Pikirkan ke depan, makanya jangan terlalu banyak anak, agar fokus membesarkan generasi yang berkualitas,” tegas pria yang telah memimpin BKKBN sejak Mei 2015 lalu ini.

Kemudian, Surya menambahkan agar jangan bersekolah dengan paradigma untuk menjadi pekerja dan jangan dijadikan alasan tak punya modal maka tak bisa menjadi pengusaha.

“Jangan berpikir kita perlu modal yang besar untuk menjadi pengusaha. Padahal, diri kita itu sudah merupakan modal besar. Itu dia manfaat kita menempuh pendidikan hingga pendidikan tinggi agar bisa berpikir bagaimana bisa bertahan dengan segala perubahan.”

Zaman sudah benar-benar menuntut untuk berpikir maju, yang dahulu tak pernah diduga akan terjadi sekarang benar-benar di luar ekspektasi. “Jangan sampai Indonesia sudah memiliki lahan yang luas untuk digarap, tetapi kita tidak mampu untuk menggarapnya dan akhirnya diambil pihak asing, contohnya seperti itu. Dulu saat saya sekolah di Amerika komputer sebesar lemari, sekarang teknologi ada sekecil genggaman tangan, dulu harus ke perpustakaan, sekarang baca buku bisa dengan e-book,” tutupnya.

Baca Juga: Masyarakat Depok Terbantu BLT BBM

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini