nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara Melatih Anak Mandiri saat Traveling

Agregasi Mommiesdaily.com, Jurnalis · Senin 01 Agustus 2016 15:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 08 01 196 1451990 cara-melatih-anak-mandiri-saat-traveling-XaxmEcRSM0.jpg Ilustrasi

Traveling bersama anak-anak, banyak hal positif yang dapat didapat. Mulai dari meningkatkan bonding antar anggota keluarga, mengenalkan anak-anak pada indahnya kota-kota di Indonesia, menjadi pelepas penat bagi orang tua, hingga memberikan kesempatan pada anak-anak untuk belajar banyak hal di luar urusan akademis.

Bicara tentang apa yang anak-anak pelajari dari traveling, salah satu yang sangat terasa adalah anak-anak belajar untuk mandiri dengan cara yang menyenangkan. Bagaimana caranya?

1. Meminta mereka menyiapkan perlengkapan sendiri

Biasakan anak memilih sendiri pakaian dan peralatan mandi yang akan mereka bawa dan memasukkan sendiri ke dalam koper.

Untuk memudahkan, orang tua dapat memberi arahan, misalnya menentukan jumlah pakaian yang dibawa, peralatan mandi atau peralatan tidur lainnya.

Ingatkan juga mereka agar membawa beberapa barang atau mainan untuk menghibur diri. Mereka pun belajar bertanggung jawab dengan barang-barang yang mereka miliki dan tidak bergantung pada orang lain. Untuk memudahkan, sediakan koper terpisah untuk mereka masing-masing.

2. Meminta membawa sendiri koper mereka

Inilah kenapa orang tua harus memberikan anak-anak koper sendiri yang isinya hanya barang-barang keperluan mereka saja, karena saat di bandara atau menuju hotel, orang tua bisa meminta mereka untuk membawa si koper. Tentu saja orang tua sudah memperkirakan kesanggupan anak untuk membawanya. Makanya, lupakan koper yang terlalu ‘serius’ dan enggak ramah untuk anak.

3. Mengajar mereka untuk bertanya kepada penduduk lokal

Hal terakhir yang orang tua dapat lakukan ketika traveling adalah meminta anak-anak untuk berani bertanya kepada penduduk lokal. Mulai dari hal sederhana, seperti menanyakan lokasi yang akan dituju, keberadaan toilet hingga bertanya tentang kata-kata dalam bahasa lokal, misalnya selamat pagi/siang atau malam dan terimakasih. Dari sini anak akan lebih percaya diri untuk melakukan segalanya sendiri.

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini