Mengenal Kondisi Bergesernya Organ Panggul pada Perempuan

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Rabu 03 Agustus 2016 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 02 481 1453171 mengenal-kondisi-bergesernya-organ-panggul-pada-perempuan-nXqpu1klyB.jpg Ilustrasi (Foto: Express)

PELVIC prolaps adalah kondisi yang sering dialami oleh banyak perempuan, tetapi hanya sedikit dari mereka menyadari gejalanya. Karena itu, pada artikel ini kita akan mengenal lebih dalam kondisi pelvic prolaps atau prolaps panggul.

Prolaps terjadi ketika organ panggul, usus, kandung kemih atau rahim, turun atau tonjolan ke dalam atau keluar dari vagina. Hal ini sering terjadi ketika jaringan yang mendukung organ panggul (dinding vagina) melemah. Kondisi ini dapat disebabkan oleh kerusakan ligamen yang menopang organ dan sering timbul saat kehamilan atau persalinan.

Para Obstetri dan Ginekologi Royal College mengatakan, jika struktur pendukung ini melemah, organ panggul dapat bergeser dari posisi alami mereka ke dalam vagina. Ketika itu terjadi, maka dikenal sebagai prolaps organ panggul. Namun, terkadang prolaps cukup sering terjadi di luar vagina.

Prolaps panggul juga dapat disebabkan terlalu banyak tekanan pada otot dasar panggul. Obesitas atau terlalu mengangkat beban berat dan sembelit juga dikatakan dapat menyebabkan prolaps panggul.

Apa saja gejala prolaps panggul?

Para ahli memperingatkan bahwa prolaps panggul bisa terjadi tanpa ada gejala. Namun, beberapa ahli mengatakan, gejala paling umum prolaps panggul adalah sensasi organ yang turun.

"Anda juga mungkin merasakan sakit punggung atau ketidaknyamanan dalam vagina. Gejala-gejala tersebut terasa lebih buruk ketika berdiri atau duduk dalam waktu yang lama," ujar para Obstetri dan Ginekologi Royal College yang dikutip Express, Rabu (3/8/2016).

Sementara itu, jika kandung kemih telah prolapos ke dalam vagina, maka penderita bisa sering ingin buang air kecil. Selain itu, kondisi ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan saat berhubungan seks.

Sedangkan, jika usus yang dipengaruhi, orang mungkin mengalami nyeri pinggang atau sembelit. Para ahli menyarankan untuk memeriksakan ke dokter sebelum semakin memerihatinkan.

Latihan dasar panggul

Otot-otot dasar panggul adalah kelompok otot yang membungkus bagian bawah kandung kemih dan rektum, dapat diperkuat dengan latihan. Karena, otot dasar panggul yang lemah dapat meningkatkan risiko prolaps. Selain itu, latihan dasar panggul juga dapat digunakan untuk mengobati inkontinensia urin.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini