nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penerbangan India ke Indonesia Masih Minim

Santi Andriani, Jurnalis · Senin 08 Agustus 2016 15:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 08 08 406 1458074 penerbangan-india-ke-indonesia-masih-minim-ohPkbEirxT.jpg India (Foto: Johan Sompotan)

PENERBANGAN ke Indonesia dari India masih minim. Padahal, wisatawan India terus memenuhi Tanah Air.

Kementerian Pariwisata pun berharap maskapai Garuda Indonesia membuka direct flight dari dan ke India. Ini juga untuk menggenjot pencapaian 20 juta wistawan mancanegara ke Tanah Air pada 2019.

Meski masih berada di urutan ke-8, namun jumlah turis asal India yang berlibur ke Indonesia tidak bisa diremehkan.

Periode I, Januari-Juni 2016, Kementrian Pariwisata menyebut jumlah turis asal India naik hingga 28 persen.

Tahun lalu, jumlah turis India yang ke Indonesia mencapai 527.000 atau dalam setiap harinya sekira ada 800 turis India yang masuk ke Indonesia.

"Tidak ada direct flight saja terus naik, apalagi ada pasti booming. Makanya kita berusaha meyakinkan Garuda Indonesia untuk membuka direct flight ke India," kata Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, I Gde Pitana di Uluwatu, Bali.

Ia mencontohkan, seperti jumlah turis asal Hongkong yang belakangan juga mengalami peningkatan hingga 70 persen.

Salah satunya, ini disebakan oleh rute penerbangan langsung yang baru dibuka dari Hongkong ke Manado.

"Selain itu, peningkatan juga artinya bahwa bebas visa yang diberlakukan di India artinya efektif berjalan, padahal ini (bebas visa-red) belum genap setahun berjalan," sambung Pitana.

Diakui Pitana, untuk menarik lebih banyak wisatawan asal India, tahun ini sudah direncanakan program regular charter flight ke India minimal seminggu dua kali.

Pihaknya pekan depan akan melakukan survey ke India untuk menentukan di mana lokasi penerbangan yang strategis. Sejauh ini, ada tiga kota besar yang sangat potensial yaitu di Delhi, Mumbai dan Chennai.

Kementrian Pariwisata bahkan siap mendukung promosi besar-besaran jika Garuda Indonesia mau membuka direct flight ke India.

Untuk hal ini, diakui Pitana, memang hingga kini belum ada pembicaraan bersama dengan pihak Garuda Indonesia tentang kemungkinan biaya promosi di India.

"Saya janji, one on one, berapa biaya garuda pasang promosi di Mumbai, kita berani pasang sekian, promosi bersama," tukas Pitana.

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini