nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hindari Malpraktik, Lakukan Tindakan Pencegahan Ini

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 15 Agustus 2016 15:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 08 15 194 1464074 hindari-malpraktik-lakukan-tindakan-pencegahan-ini-sBrXAyKxnd.jpg Cegah malpraktik (Foto: Thelafashion)

KASUS tindak malpraktik kerap terdengar terjadi di Indonesia. Sebetulnya sebagai calon pasien, ada hal yang bisa dilakukan sebagai tindak preventif atau pencegahan agar tidak terkena tindakan malpraktik oleh dokter yang asal-asalan.

Dengan kemajuan informasi dan teknologi di zaman sekarang, tentunya membuat semakin memudahkan kita sebagai masyarakat untuk melakukan tindakan preventif ini. Lalu apa tips mudah dalam memilih dokter ahli agar tidak terkena tindakan malpraktik yang bisa merugikan kita sebagai pasien?

Dr.dr.Fonny Josh, SpBp-RE(KBM) selaku Ketua Komite Ilmiah PIT PERAPI 2016 ( Pertemuan Ilmiah Tahunan Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia) kali ini tidak segan untuk memberikan tips nya secara cuma-cuma.

"Tips dalam memilih dokter agar kita jangan sampai terkena tindak malpraktik ini yang pertama ialah kita bisa loh mengecek nama dokter via internet. Zaman sudah canggih kan, kita tinggal masukkan nama dokter kita cek nama dokternya dan kompetensinya. Lalu yang kedua, kita sebagai masyarakat juga bisa melihat apakah dokter pilihan kita sudah memiliki surat izin praktek dan surat tanda registrasi lewat meng-klik situs kki.go.id," papar Dr.dr.Fonny yang ditemui Okezone belum lama ini.

Dr.dr.Fonny menambahkan selain dengan cara di atas, ternyata kita sebagai masyarakat juga bisa melihat publikasi ilmiah dari seorang dokter untuk mengecek dan memastikan kredibilitas dari dokter tersebut."Publikasi ilmiah dokter ini penting bagi seorang dokter. Misal untuk dokter ahli bedah, lihat apakah dokter tersebut sudah membuat karya jurnal bedah atau belum. Ini untuk menunjukkan keilmuan dari sang dokter itu sendiri. Sudah membuat dan melakukan sebuah penelitian atau belum. Itu semua bisa dilihat publikasi ilmiahnya," tandas Dr.dr.Fonny sembari tersenyum ramah.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini