Majukan Industri Tekstil Indonesia, Regulasi Impor Harus Diperketat

Dinno Baskoro, Jurnalis · Rabu 17 Agustus 2016 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 17 194 1466252 majukan-industri-tekstil-indonesia-regulasi-impor-harus-diperketat-CpRb6ECDGu.jpg Menggeluti bidang garmen (Foto: Shutterstock)

ANIMO masyarakat akan industri tekstil di Tanah Air terbilang baik. Namun, ada satu kendala di mana banyak produsen tekstil masih tersendat dan agak tertinggal, yakni regulasi impor dari pemerintah.

Iwan Kurniawan Lukminto, wakil presiden direktur PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) mengungkap satu penyebab mengenai hal tersebut. Adalah maraknya barang tekstil impor yang masuk tanpa bea cukai, pajak, serta sejumlah sertifikasi kualitas lainnya, di mana hal tersebut sudah diatur dalam Undang-Undang barang impor.

"Kami berharap saat ini regulasi pemerintah dan Undang-Undang akan barang impor, apalagi di bidang tekstil harus lebih teratur," ucapnya di Pabrik Tekstil dan Garmen Sritex, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (17/8/2016).

Mulai dari komposisi penggunaan bahan baku lokal, sampai aturan hingga ketatnya kualifikasi setiap barang tekstil impor yang masuk ke Indonesia.

Pria yang akrab disapa Wawan ini mengatakan, produk tekstil impor gelap tersebut menjadi satu kekhawatiran bagi para pelaku industri tekstil Tanah Air karena harganya jauh lebih murah ketimbang produk lokal.

"Kalau masuk ke pasaran itu dapat membunuh produk lokal, karena harganya lebih murah. Jika dengan cara ini, industri atau bisnis mana pun tidak bisa bersaing (sehat-Red)," pungkasnya.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini