Bubuk Ini Mampu Jernihkan Air untuk Dikonsumsi

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 19 Agustus 2016 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 19 481 1468076 bubuk-ini-mampu-jernihkan-air-untuk-dikonsumsi-eI4yiABOdM.jpg Ilustrasi (Youtube)

SEPARUH penduduk Indonesia masih kesulitan untuk mendapatkan akses air bersih. Salah satu perusahaan ternama di Indonesia punya inovasi untuk menjernihkan air kotor dengan bubuk purifier water.

Ya, satu sachet bungkus berisi empat gram purifier water bisa menjernihkan sekira 10 liter air kotor. Golongan air yang bisa dijernihkan dengan bubuk ampuh tersebut yakni air sungai yang memiliki kadar tanah rendah, air hujan, hingga sumber air lainnya yang tercemar benda logam sekalipun.

"Misalnya di daerah NTT, airnya mengandung tinggi kapur. Kalau tidak dijernihkan dengan purifier water ini akan berbahaya bagi ginjal," ujar Coorporate Communication P&G Stephan Sinisuka aat Jumpa Pers P&G Berbagi Air Bersih di Indomaret Point Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2016).

Selama proses penjernihan, tambah Stephan, ada dua fungsi yang bekerja. Yakni pengikatan materi padat, serta membunuh kuman, bakteri dan virus.

Bahkan, setelah 20 menit melewati proses penjernihan, air kotor itu berubah menjadi sangat jernih. Uniknya, air tersebut dapat langsung diminum lho.

Bubuk purifier water tersebut mengandung iron sulfate dan klorin. Pelarut kotoran ini sudah lolos uji laboratorium Kementerian Kesehatan, sehingga aman digunakan.

"Yang terhadi ketika musim panas sungai di NTT mulai mengering. Jadi ada hewan ternak yang pasti buang kotoran. Kalau sungainya itu ada air jadi terpapar patogen, sehingga diare terjadi," terangnya

Akibatnya, orang yang tidak mendapatkan akses air bersih kualitas hidupnya jad terganggu. Mereka sakit, kemudian tidak bisa sekolah atau bekerja.

"Pentingnya air bersih enggak cuma berguna untuk kesehatan. Tetapi juga meningkatkan kualitas hidup," lanjutnya.

Tidak hanya NTT, beberapa daerah yang sering terjadi bencana biasanya sering kekurangan air bersih. Maka, inilah yang menjadi perhatian khusus berbagai sektor dan pemerintah.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini