Berhijab, Atlet Voli Pantai Mesir Ini Dikritik

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 22 Agustus 2016 21:18 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 22 194 1470360 berhijab-atlet-voli-pantai-mesir-ini-dikritik-7sbXjtGHnP.jpg Atlet voli Mesir dikritik (Foto: Dailynewsegypt)

DIBALIK banyak cerita menarik di perhelatan Olimpiade Rio yang dihelat di Rio de Janeiro, Brasil, ada kejadian tidak mengenakan dialami oleh atlet asal Mesir.

Ialah Doaa Elghobashy, seorang atlet voli pantai yang mewakili negara Mesir yang mengalami kejadian cukup tidak menyenangkan. Dimana kejadian ini terkait dengan penampilannya yang menggunakan hijab, Doaa sendiri memang menarik perhatian karena berhasil menjadi atlet voli pantai berhijab pertama yang berlaga di pentas olahraga dunia yang baru saja usai ini.

Jika biasanya atlet voli pantai hadir dengan tampilan seksi nan fit dengan balutan two piece swimwear, Doaa muncul bertanding dengan mengenakan baju lengan panjang, celana legging panjang, dan jilbab yang menutupi tubuh dan rambutnya. Melihat penampilan dara kelahiran 8 November 1996 ini berbeda dengan yang lain, cibiran pun datang menghampiri Doaa. Banyak haters yang berkomentar negatif dengan menyebutkan bahwa Doaa tidak pantas berada di Rio dan penampilan Doaa ini tidak mewakili budaya dari semua wanita di Mesir.

Disisi lain banyak juga yang memberikan dukungan pada Doaa dengan mengatakan bahwa setiap wanita berhak mengenakan busana apapun yang mereka inginkan, selama tidak memberikan efek negatif pada orang lain dan pada hal ini tidak memengaruhi performa dari Doaa sendiri ketika bertanding. Dibombardir oleh komentar negatif yang rata-rata datang dari masyarakat Mesir sendiri, seperti dikutip Dailynewsegypt, Senin (22/8/2016), Doaa mengaku tidak mau ambil pusing dengan kritikan ini.

"Aku telah mengenakan hijab selama 10 tahun, dan hijab tidak membatasi diriku untuk melakukan semua hal yang aku suka, dimana salah satunya ialah olahraga vola pantai. Aku merasa bangga pada diriku sendiri karena telah berhasil mengibarkan bendera Mesir dalam acara perayaan pembukaan Olimpiade bersama dengan banyak negara lainnya di dunia," papar Doaa.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini