nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Risiko Menghapus Tato di Kulit

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 23 Agustus 2016 07:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 08 22 481 1470218 ini-risiko-menghapus-tato-di-kulit-Kks6PC1Xr5.jpg Ilustrasi (Foto: Zeenews)

PENGGUNA tato terkadang ingin menghapus riasan permanennya itu dari kulitnya. Namun, hal tersebut justru memiliki risiko membahayakan.

Saat menghapus tatot dari kulit, Anda tentu menggunakan laser dengan paparan ultraviolet. Risiko ini dapat mengarah ke alergi, hingga terjadinya komplikasi di bagian kulit bekas tato.

Biasanya kulit Anda berubah memerah atau bahkan menghitam. Hal ini bukan saja mengganggu pandangan mata, tetapi juga merusak kulit Anda.

Juga, bila kulit bekas tato sering terpapar sinar matahari akan lebih mendapatkan risiko bahaya. Hal ini dapat menimbulkan sekuel kronis sehubungan dengan patologi autoimun yang mendasarinya.

"Dalam beberapa kasus, kebanyakan keluhan bersifat sementara dan melekat pada proses penyembuhan luka, tetapi dalam beberapa kasus. Hingga lima persen dari orang-orang bertato, infeksi bakteri dapat terjadi, terutama jika tidak higienis," ujar peneliti sebagaimana dilansir Boldsky, Selasa (23/8/2016).

(hel)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini