nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hari Kependudukan Dunia, Maksimalkan Peran Remaja Perempuan!

Vien Dimyati, Jurnalis · Selasa 23 Agustus 2016 12:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 08 23 196 1470836 hari-kependudukan-dunia-maksimalkan-peran-remaja-perempuan-sNZu66E0BU.jpg Ilustrasi remaja (Foto: Understood)

REMAJA perempuan khususnya di Indonesia masih saja dipandang sebelah mata. Dibandingkan dengan laki-laki, perempuan masih belum mendapatkan tempat. Oleh karena itu, masih dalam rangkaian Hari Kependudukan Dunia, diharapkan remaja perempuan di Indonesia bisa mengakses pendidikan yang sama dengan laki-laki.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Surya Chandra Surapaty mengatakan, investasi di bidang kesehatan dan pendidikan, remaja perempuan mempunyai dampak yang saling menguntungkan. Jika remaja perempuan disediakan dengan akses kesehatan termasuk pelayanan kesehatan reproduksi dan perbaikan gizi, mereka dapat baik secara fisik dan mental melanjutkan pendidikan.

“Remaja sebagai penerus dan menerima estafet harus disiapkan sejak dini mulai dari keluarga dengan keluarga sebagai wahana pertama dan utama dalam pendidikan moral termasuk moral bagi remaja. Jika remaja memiliki moral positif dan tertanam sejak dini pada diri remaja maka ia akan menjadi pemimpin masa depan berkualitas bisa bersaing secara global,” ungkap Surya Chandra di sela seminar Hari Kependudukan Dunia, di Jakarta.

Seperti diketahui, remaja Perempuan di Indonesia dan di seluruh dunia adalah sumber daya utama bagi agenda pembangunan berkelanjutan 2030. Jumlah remaja perempuan di Indonesia, menurut Sensus Penduduk 2010 adalah 21.489.600 atau 18,11 persen dari jumlah perempuan.

Pada 2035, menurut Proyeksi Penduduk Indonesia 2010-2035 (Bappenas, BPS, dan UNFPA 2013) remaja perempuan akan berjumlah 22.481.900 atau 14,72 persen dari jumlah perempuan. Jadi, meskipun jumlah proporsinya sedikit menurun, namun jumlah tersebut masih cukup besar.

Menyadari pentingnya peran remaja perempuan dalam agenda pembangunan berkelanjutan di Indonesia tahun 2030, BKKBN bekerjasama dengan United Nations Population Fund (UNFPA) mengadakan seminar dengan tema "Investasi pada Remaja Perempuan di Indonesia ". Seminar Ini juga diikuti oleh Festival dan Dengar Pendapat Remaja di Bandung, pada Selasa (23/8/2016).

"Ketika remaja perempuan diberi kesempatan mengakses pendidikan dan kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi, dan menciptakan peluang, mereka diposisikan untuk mengelola dengan baik masa depan, keluarga dan masyarakat,” papar Dr. Annette Sachs Robertson, UNFPA Representative di Indonesia.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini