nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lebih Bahaya Mana, Rokok Elektrik atau Rokok Tembakau?

Maria Amanda Inkiriwang, Jurnalis · Kamis 25 Agustus 2016 16:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 08 25 481 1472987 lebih-bahaya-mana-rokok-elektrik-atau-rokok-tembakau-kg2oaScLbU.jpg Ilustrasi (Foto: Ecigsuk)

BEREDARNYA isu kenaikan harga rokok membuat para perokok merasa waswas. Mungkin beberapa di antaranya memutuskan untuk beralih ke rokok elektrik. Namun, apakah rokok elektronik lebih tidak membahayakan dibandingkan rokok tembakau atau konvensional?

"Kandungan zat kimia yang terkandung di rokok elektrik juga bisa mempengaruhi penyakit paru-paru. Sama saja bahayanya dengan rokok tembakau," terang dr Elisna Syahruddin, SpP(K) dari Rumah Sakit Persahabatan kepada Okezone, di Hotel Shangri-La, Kamis (25/8/2016).

Baik asap rokok tembakau, maupun rokok elektrik memiliki dampak yang negatif. Dr Elisna mengatakan terdapat dua masalah yang biasanya ditimbulkan oleh rokok.

"Penyakit paru-paru yang diakibatkan rokok itu ada dua. Pertama, zat yang terdapat di rokok. Hal itu berkaitan dengan kanker paru-paru karena zatnya yang bersifat karsinogenik dan merangsang terjadinya kanker," jelasnya.

Tak hanya dalam rokok tembakau saja, rokok elektrik memiliki zat asing bagi tubuh yang dapat mencetuskan terjadinya masalah di dalam paru-paru.

"Kedua, aliran asapnya itu yang membuat mekanisme pertahanan sistem paru-parunya itu rusak," tambah dr Elisna.

Meski rokok elektrik terdengar lebih ramah bagi tubuh, tetapi aliran asap yang mengalir tetap akan berpengaruh terhadap sistem pernapasan pada paru-paru. Karena mekanisme pertahanannya dirusak oleh zat asing yang diperoleh dari luar tubuh.

Dr Elisna mengatakan rokok tembakau dan rokok elektrik memiliki dampak yang negatif bagi tubuh. Tindakan terbaik untuk menghadapi kenaikan rokok ialah berhenti merokok dan tidak berpindah ke rokok elektrik.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini