nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Barbershop di Inggris Tolak Pangkas Rambut Remaja Transgender

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 30 Agustus 2016 20:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 08 30 194 1477019 barbershop-di-inggris-tolak-pangkas-rambut-remaja-transgender-kgMcwchPj2.jpg Barbershop di Inggris tolak pangkas rambut transgender (Foto: Yahoo)

SEBUAH tempat pangkas rambut atau yang biasa disebut barbershop di Manchester, Inggris baru saja diberitakan menolak pelanggan hanya karena jenis kelamin sang pelanggan.

Ialah Sam Vella, remaja transgender berusia 16 tahun yang mengalami kejadian tidak mengenakan hati ini. Remaja Inggris ini mengalami penolakan saat datang ke sebuah barbershop di daerah Village Barbers, Manchester, Inggris. Dimana penolakan ini ia terima hanya karena para petugas di barbershop ini tidak merasa yakin akan jenis kelaminnya. Apakah laki-laki ataukah wanita.

"Rambutnya memang sangat pendek, dan dia menginginkan potongan rambutnya di bagian samping untuk dipangkas. Jadi ya memang itu model gaya potongan rambut untuk pria, tapi ketika berada di tempat itu mereka bilang bahwa mereka tidak melayani untuk memangkas rambut wanita," ujar Ibunda dari Sam, Joanna.

Diberitahu seperti itu, Joanna langsung memberikan penjelasan bahwa sang anak adalah laki-laki. Tetapi pihak barbershop ini bersikeras bahwa mereka tetap ragu akan jenis kelamin Sam.

"Bahkan setelah dijelaskan seperti itu pun, mereka tetap menolak dan mengusir kami sambil membanting pintu di depan wajah kami berdua. Mereka bersikeras kalau Sam adalah wanita hanya karena ia mengenakan cat kuku. Sam merasa sangat tersinggung, malu dan sedih," tambah Joanna dan Sam.

Seperti dikutip Yahoo, Selasa (30/8/2016). Namun akhirnya Sam bisa mendapatkan potongan rambut yang ia kehendaki berkat kebaikan salah satu manajer barbershop setempat, Kurt Laing. "Rasanya sangat mengecewakan kejadian ini masih harus terjadi, dan aku kecewa melihat Sam diperlakukan seperti itu karena apapun alasannya, rambut ya tetap rambut," papar Kurt.

Kurt menambahkan bahwa secara pribadi dirinya percaya dengan kebebasan tiap individu untuk menjadi siapapun yang mereka mau.

"Aku dengan barbershop ku ini menginginkan setiap orang bisa bebas untuk berekspresi. Tidak peduli kamu itu pria, wanita, gay, normal, bahkan unicorn sekalipun. Jika memang Anda memiliki rambut dan ingin dipangkas, ya maka kami akan bersedia untuk memangkasnya," tandas Kurt.

Sam sendiri diberitakan sangat berterimakasih dan bahagia atas perlakuan hangat yang ia terima dari Kurt.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini