Ini 11 Barbeque Terbaik di Dunia, Sate Indonesia Belum Masuk

Dinno Baskoro, Jurnalis · Rabu 31 Agustus 2016 13:28 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 31 298 1477557 ini-11-barbeku-terbaik-di-dunia-sate-indonesia-belum-masuk-QVQ8mF0RGb.jpg Menu barbeque terbaik di dunia (Foto: Sfcoua)

MENILIK arti kata barbeku, awalnya berasal dari kata “barbacoa” yang bermakna Taino, teknik memasak tradisional dari Karibia. Seiring berkembangnya zaman, istilah barbeku terus berkembang luas sampai kini dikenal sebagai makanan yang dipanggang, diasapkan, dioven dengan tanah liat, sampai dibakar dengan cara dipendam dalam tanah.

Di berbagai negara, hidangan barbeku tersedia dengan beragam versi. Portal berita CNN merilis sajian barbeku terbaik berdasarkan favorit pembaca, berikut daftarnya, seperti dikutip dari CNN, Rabu (31/8/2016). 

Braai- Afrika Selatan

Kawasan Afrika Selatan memiliki sajian barbeku yang cukup populer, yang disebut dengan Braai. Sebenarnya braai merujuk pada kegiatan berkumpul bersama teman sambil memanggang aneka hidangan. Mulai dari daging sapi, sosis ayam, dan beragam varian daging lainnya.

Asado – Argentina

Sama seperti braai, asado juga merupakan satu tradisi adaptasi dari budaya Amerika Serikat dan merujuk pada sajian daging panggang. Biasanya yang dipanggang itu adalah daging babi dengan saus manis, sosis sapi, usus, paha dan sosis darah. Bumbu utama yang cukup populer adalah saus chimichurri, yang terdiri dari peterseli, bawang putih, cuka, oregano dan bubuk cabai.

Yakitori – Jepang

Berbeda dengan sajian barbeku di negara lain. Jepang punya sajian panggangan yang ditusuk dengan batang bambu, mirip seperti sate di Tanah Air.

Biasanya yakitori terbuat dari daging ayam dengan tambahan kulit ayam, kemudian ditusuk dengan daun bawang dan dipanggang di atas bara api. Hidangan sejenis yakitori terus berkembang sampai berbagai sayuran, daging babi, sapi, aneka seafood pun turut dimasak dan disajikan seperti yakitori (ditusuk dengan batang bambu).

Churrasco – Brasil

Sajian barbeku dari Brasil dikenal dengan churrasco. Berbagai jenis daging dipanggang dengan bumbu khas dan disajikan dengan salad dan kentang goreng.

Lechon – Filipina

Lechon terbuat dari daging babi yang dipanggang atau dioven. Sajian ini cukup terkenal dan berasal dari Filipina. Konon, lechon merupakan hidangan yang berasal dari campuran budaya Puerto Rico.

Tandoor – India

Tandoor merupakan sajian yang cukup ikonik di India. Terbuat dari daging ayam yang dimarinasi dengan bumbu merah dan dipanggang dalam oven tanah liat besar, yang disebut tandoor.

Mongolian BBQ

Meski namanya Mongolian BBQ, namun sajian ini tidak berasal dari Mongolia. Justru terkenal dari Taiwan, dan ada campuran kultur teppanyaki dari Jepang dan tumisan asal China. Terdiri dari kombinasi irisan daging, mi, sayuran yang dimasak di atas permukaan logam datar.

Lovo – Fiji

Tradisi barbeku di Fiji berbeda dengan negara lainnya. Melirik namanya, lovo dimasak dengan “oven bumi” alias lava. Melibatkan batu alam panas yang ditempatkan pada lubang besar yang digali, kemudian daging di asapkan. Mulai dari daging babi, ayam, sayuran, umbi dan makanan laut dibungkus daun pisang dan diasapkan di atas bebatuan panas selama 2-3 jam.

Umu – Samoa

Hampir mirip dengan lovo dari Fiji, umu khas Samoa juga dimasak dengan batu panas. Aneka daging dibumbui dengan bawang, air jeruk nipis dan rempah sederhana, lalu dibungkus daun talas.

Gogigui – Korea

Gogigui merupakan salah satu sajian BBQ dari Korea yang sangat populer. Terdiri dari irisan daging sapi, daging babi, ayam, dan bermacam lauk. Disuguhkan dengan nasi hangat.

Pachamanca – Peru

Aneka daging dan bermacam lauk seperti kentang, jagung, kacang-kacangan dibungkus daun pisang dan dimasak alami menggunakan oven dari tanah liat. Sajian ini disebut Pachamanca, dari Peru.

1
5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini