nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menguak Mitos dan Fakta KDRT

Vessy Frizona, Jurnalis · Senin 05 September 2016 15:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 09 05 196 1481580 menguak-mitos-dan-fakta-kdrt-EXEdyu7LsY.jpg Ilustrasi kekerasan dalam rumah tangga (Foto: Shutterstock)

KEKERASAN Dalam Rumah Tangga (KDRT), menjadi isu penting bagi dunia. Sebab, yang menjadi korban adalah wanita. Sementara, wanita adalah sumber kehidupan seseorang dimulai.

Isu KDRT menimbulkan mitos dan fakta. Seperti dilansir Soundvision, Senin (5/9/2016), inilah mitos dan fakta terkait KDRT.

Mitos 1

Kekerasan dalam rumah tangga tidak memengaruhi banyak orang.

Fakta: Setiap 15 detik sekali seorang wanita dipukuli. Fakta tersebut hasil dari data Biro Statistik Keadilan dan Kejahatan Washington DC, sejak tahun 1983.

Mitos 2

Pemukulan hanya merugikan marah sesaat

Fakta: Pemukulan membuat ketakutan dalam suatu hubungan. Tidak hanya pemukulan tapi segala bentuk kekerasan lainnya. Seperti intimidasi, ancaman, pelecehan psikologis, dan isolasi.

Mitos 3

KDRT terjadi di kawasan miskin pinggiran perkotaan.

Fakta: Semua wanita babak belur. Tak peduli apa pekerjaan, ras, budaya, jabatan, usia, dan berapa pendapatan mereka. Wanita dipukuli oleh pacar, suami, dan rekan pria.

Mitos 4

KDRT wujudnya hanya dorongan, tamparan, atau pukulan. Sehingga tidak ada luka serius.

Fakta: Sekira 22-35 persen wanita terluka parah. Bahkan, mereka sampai masuk ruang gawat darurat. Cedera itu terjadi karena kekerasan yang dilakukan pasangannya.

Mitos 5

Sangat mudah bagi wanita meninggalkan pelaku.

Fakta: Wanita yang meninggalkan pasangan, pelaku justru 75 persen terancam dibunuh.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini