Latihan Fisik Bantu Pemulihan Pasien Penyakit Paru

Erika Kurnia, Jurnalis · Selasa 06 September 2016 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 06 481 1482458 latihan-fisik-bantu-pemulihan-pasien-penyakit-paru-7beqcyelmn.jpg Ilustrasi (Foto: Zeenews)

PENINGKATAN aktivitas fisik di antara pasien penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) dapat mengurangi risiko kecemasan serta depresi, sebuah penelitian menemukan.

PPOK adalah sekelompok penyakit paru-paru yang menghalangi aliran udara, menyulitkan pernapasan, dan memicu depresi dan kecemasan. Efek depresi dan kecemasan ini diderita sekitar 40 persen pasien PPOK, kata studi tersebut.

Tapi, hasil studi menunjukkan bahwa pasien PPOK yang memiliki tingkat aktivitas fisik tinggi dapat mengurangi risiko mengembangkan kecemasan 11 persen dan depresi sebesar 15 persen, kata Milo Puhan dari University of Zurich, Swiss.

"Penelitian ini memiliki manfaat lebih karena gangguan mental umum dialami pasien dengan PPOK," Puhan menambahkan, seperti dilansir dari Zeenews, Selasa (6/9/2016).

Untuk penelitian ini, peneliti melibatkan 409 pasien di praktek perawatan primer di Belanda dan Swiss. Para peneliti menilai aktivitas fisik menggunakan Longitudinal Ageing Study Amsterdam Physical Activity Questionnaire sejak awal dan pasien diikuti sampai lima tahun.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini