Cerita Seru Aretha Maheswari Menjadi Perwakilan Olimpiade Rio 2016

Afiza Nurmuseriah, Jurnalis · Rabu 07 September 2016 17:17 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 07 196 1483780 cerita-seru-aretha-maheswari-menjadi-perwakilan-olimpiade-rio-2016-B8IYLUVxRw.jpg Anthony dan Aretha (Foto: Afiza/Okezone)

KEMERIAHAN Olimpiade Rio 2016 mungkin memang sudah berakhir. Tetapi ini tidak berlaku pada seorang anak perempuan yang pada saat upacara pembukaan olimpiade tersebut berlangsung menjadi perwakilan Indonesia untuk mendampingi para atlet memperkenalkan diri.

Adalah Aretha Maheswari (11 tahun, asal Bogor) yang merupakan satu dari dua anak yang telah berjuang untuk menempatkan posisi sebagai perwakilan dari Indonesia untuk Olimpiade Rio 2016 yang diselenggarakan oleh salah satu gerai makanan cepat saji.

Setelah mengikuti serangkaian proses seleksi, tepat pada tanggal 31 Juli 2016 dirinya berangkat menuju Rio de Janeiro, Brazil. Untuk bisa berangkat menuju negeri berangin itu, Aretha tak serta merta menjalankan jalan yang mulus. Dirinya harus bersaing dengan ribuan peserta tes fisik, ketangkasan bahasa dan interviu.

“Saat aku lolos menjadi 20 besar aku juga harus menghadapi tantangan seperti ''ninja warrior''. Ada serangkaian tantangan seperti menendang bola zig-zag, memanjat, memasukan bola dan masih banyak lagi dengan waktu secepat-cepatnya. Semua bagus-bagus. Sebelum penentuan itu, aku sempat ragu karena sudah beberapa kali latihan ada saja hambatannya. Namun akhirnya ternyata aku jadi peserta perempuan yang tercepat,” tutur Aretha kepada Okezone, belum lama ini.

Dengan berbangga hati, anak perempuan yang telah mengikuti banyak ajang adu bakat ini menceritakan kembali bagaimana pengalamannya saat di Rio dan bagaimana perasaannya berada di sana.

“Aku senang karena aku enggak percaya aku yang akan lolos, karena yang lain banyak yang lebih hebat. Aku juga bangga bisa menjadi perwakilan dari Indonesia, siapa sih yang enggak mau join dengan ajang internasional ini? Apalagi saat berjalan di tengah parade, ditatap jutaan pasang mata dengan konsep upacara yang luar biasa,” ungkap anak kelahiran 7 Desember 2004 ini dengan haru.

Sebagai informasi, Aretha bersama rekannya berangkat empat hari sebelum upacara di mulai. Dirinya menjalani beberapa rehealsel dari pagi hingga siang hari agar tampil sempurna pada saat upacara pembukaan. Pada hari H, dengan busana bertema putih Aretha membawakan sebuah tanaman sebagai tanda pengharapan dunia dan menemani rombongan atlet kontingen dari Bahrain dan Lithuania.

“Aku sempat gugup tapi ya sudah begitu jalan aku menikmati saja.”

Retha (sapaan akrabnya) yang sangat menyukai olahraga gymnastic ini juga mengaku senang dengan sederet pengalaman yang ia dapatkan. Dari mendapat teman baru antar negara seperti Brazil, Australia dan Amerika sampai dengan mempromosikan Indonesia kepada teman-temannya.

“Aku bawa banyak oleh-oleh dari Indonesia. Gantungan kunci, sandal batik dan angklung. Saat berkenalan aku kasih oleh-oleh itu ke mereka dan mereka excited banget. Aku jelasin Indonesia itu kaya akan budaya, tak hanya Bali ada banyak tempat yang bisa dikunjungi,” tutup Retha seraya tersenyum.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini