Mayoritas Orangtua Salah Memberi Dosis Obat kepada Anak

Fiddy Anggriawan , Jurnalis · Rabu 14 September 2016 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 14 481 1488936 mayoritas-orangtua-salah-memberi-dosis-obat-kepada-anak-LlyyLdSmR6.jpg Ilustrasi (Foto: Cbsnews)

KETIKA bayi Anda menangis karena sakit di malam hari, Ibu dalam kondisi mengantuk mencari obat cari dan bergegas memberikannya. Namun, apakahan Anda yakin dosis obat yang diberikan sudah tepat?

Bahkan, di bawah pengawasan, lebih dari 80 persen dari orangtua membuat kesalahan ketika memberikan obat cair kepada anak dengan dosis yang tidak sesuai.

Sebuah penelitian sungguh mengejutkan, dari 2.110 orangtua yang berpartisipasi, mereka membuat satu kesalahan pemberian dosis obat, walaupun mereka dipantau para peneliti.

"Kami terkejut melihat berapa banyak orangtua membuat kesalahan," kata penulis utama laporan itu, Dr. Shonna Yin, seorang profesor pediatri dan kesehatan masyarakat di New York University School of Medicine, seperti dilansir Today, Rabu (14/9/2016).

"Ada kemungkinan bahwa orang tua dapat membuat lebih banyak kesalahan di rumah," lanjutnya.

Para peneliti menemukan, 68 persen kesalahan orangtua adalah mengukur lebih banyak takaran dosis obat. Namun, jika menggunakan alat tetes untuk pengganti cup untuk mengukur dosis obat cair, orangtua cenderung tidak membuat kesalahan.

Setiap orang tua diminta untuk mengukur sembilan dosis antibiotik amoksisilin setelah membaca petunjuk label, dengan dipantau peneliti.

Tiga takaran dosis yaitu 2,5 ml, 5 ml dan 7,5 ml harus diberikan dengan salah satu dari tiga kemungkinan alat ukur. Sebuah takaran dosis di alat tetes ditandai dengan penambahan 2 ml; sebuah takaran dosis di alat tetes lain ditandai dengan kenaikan 5 ml; dan gelas ukur atau cup yang sering diberikan sebagai penutup kemasan obat cair anak.

Secara keseluruhan, 83 persen orang tua membuat kesalahan dalam sembilan pengukuran mereka, dengan memberikan dosis 20 persen lebih atau kurang dari dosis sebenarnya.

Satu dari lima, atau 21 persen dari orang tua, membuat kesalahan yang sangat besar, dengan menambahkan dua kali atau lebih banyak dari dosis yang seharusnya.

"Jika Anda membuat kesalahan kecil saat menggunakan cup, berarti volume takaran (dosis) lebih banyak dari di alat tetes," kata Yin.

Kadang-kadang menggunakan cup yang cukup besar dapat berisi dua kali dari dosis yang dianjurkan oleh dokter.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini