nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Risiko Salah Memberi Dosis Obat kepada Anak

Fiddy Anggriawan , Jurnalis · Kamis 15 September 2016 11:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 09 15 481 1489819 risiko-salah-memberi-dosis-obat-kepada-anak-kQmEH1nVoe.jpg Ilustrasi (Foto: Foxnews)

SEBUAH penelitian yang mengkaji catatan pada tahun 2002-2012 dari Safe Kids Worldwide, menemukan bahwa setiap 8 menit seorang anak mengalami kesalahan pemberian dosisi obat.

Setiap tahunnya, rata-rata 63.358 anak di bawah usia 12 tahun dan 10 persen di antaranya harus dilarikan ke unit gawat darurat karena salah pemberian dosis obat.

"Kami sudah lama tahu dan ini mungkin adalah kekhawatiran, tapi bagaimana orang tua bisa melakukan kesalahan," kata Dr Carlos Lerner, dokter anak di Rumah Sakit Anak-anak Mattel, seperti dilansir Today, Kamis (15/9/2016).

"Kami tahu karena setiap tahun ada puluhan ribu anak pergi ke unit gawat darurat karena overdosis yang tidak disengaja," lanjut Lerner yang juga sebagai Direktur Kesehatan di Universitas California.

Lerner menambahkan, sebaiknya jika orang tua ragu mengukur takaran dosis obat yang tepat bagi buah hatinya sebaiknya bertanya atau berkonsultasi kepada dokter.

Hasil baru yang sangat dramatis ditemukan oleh Dr Elizabeth Powel, seorang pediatrik pengobatan di unit gawat darurat Rumah Sakit Anak Lurie di Chicago. Dia mengatakan, anak yang terkena infeksi sangat berbahaya jika mendapat dosis obat.

"Di UGD secara real time banyak anak-anak yang sering menggunakan obat sebagai terapi untuk infeksi telinga dan pneumonia," tutur Powel.

Powel menyarankan, orang tua harus meminta alat tetes setiap ingin memberikan obat kepada anak-anak mereka. Menurutnya, setidaknya cara ini dapat mengurangi risiko kesalahan pemberian dosis obat kepada anak.

"Ini alat yang selalu saya gunakan," tutupnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini