nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

New York Transportasi Paling Aman untuk Wanita

Fiddy Anggriawan , Jurnalis · Jum'at 16 September 2016 22:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 09 16 406 1491438 new-york-transportasi-paling-aman-untuk-wanita-DxRpoto9Vo.jpg New York transportasi paling aman untuk wanita (Foto: America.Aljazeera)

NEW YORK menyabet predikat juara soal sistem transportasi umum paling aman bagi wanita. Sedangkan, Bogota paling berbahaya bagi perempuan, menurut sebuah survei yang diterbitkan oleh Thomson Reuters Foundation.

Para peneliti mensurvei lebih dari 6.000 wanita di 15 Ibu Kota dunia yang paling padat penduduknya dan New York memiliki pengalaman terbaik dalam hal menjaga wanita dari pelecehan dan kekerasan saat naik transportasi umum.

Pertanyaan survei difokuskan pada bagaimana wanita merasa aman saat naik kendaraan umum saat malam hari, risiko apa yang pernah dirasakan, dan apakah punya pengalaman mendapat pelecehan seksual secara verbal atau fisik?

New York kemudian mencetak urutan pertama tentang keamanan sistem transportasi umum bagi penumpang wanita diikuti Kota Tokyo dan Beijing diperingkat kedua dan ketiga.

Kota di Amerika Latin menempati peringkat terendah, yakni Bogot√° yang terburuk, dan Mexico City dan Lima tidak terlalu jauh di atasnya.

"Angkutan umum adalah mimpi buruk. Ponsel sering dicuri, dan Anda bisa menjadi korban pelecehan seperti yang saya sudah," jelas Beatriz Rodriguez (26), seorang pekerja rumah tangga dan penduduk Bogota, seperti dilansir Aljazeera, Jumat (16/9/2016).

 Mary Crass, Kepala bidang Kebijakan di International Transport Forum, dan Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) mengatakan temuan survei mengungkapkan konsekuensi yang luas bagi wanita, terutama mereka yang tinggal di daerah menengah ke bawah di mana mereka cenderung bergantung pada angkutan umum dan pada cara non-bermotor

"Ketika tidak telalu sering, dapat diandalkan, transportasi dapat diakses, ini dapat mempengaruhi wanita dan kemampuan orang untuk mengakses peluang dan terutama kerja di daerah perkotaan, yang dapat membuat perbedaan besar bagi wanita khususnya," tambahnya.

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini