Psikolog: Kedua Anak Reza Artamevia Tangguh!

Vessy Frizona, Jurnalis · Sabtu 17 September 2016 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 17 196 1491644 psikolog-kedua-anak-reza-artamevia-tangguh-WRB0aID34K.jpg Kedua anak Reza Artamevia tangguh (Foto: Okezone/Heru Haryono)

TINGKAT kedewasaan seseorang tidak dapat diukur dari usianya. Seorang anak yang sudah mengalami masalah bertubi-tubi akan tumbuh menjadi bijaksana dan mampu mengatasi kecemasan.

Hal ini berkaca pada kasus yang dialami buah hati pasangan Reza Artamevia dan mendiang Adjie Massaid, Zahwa dan Aaliyah. Bayangkan kedua gadis cantik ini sudah mengalami perceraian kedua orangtuanya. Kemudian sang ayah meninggak dunia, disusul ibu sambungnya, Angelina Sondakh menjadi tersangka kasus korupsi.

Sejak peristiwa itu, dua gadis remaja tersebut diasuh kembali orang ibu kandung mereka. Tetapi, belum lama ini Reza malah tersandung kasus narkoba. Terbongkarnya kasus narkoba justru menguak tabir baru bahwa, Zahwa dan Aaliyah pernah melihat ibu kandung mereka berhungan seksual dengan guru spritual, Gatot Brajamusti.

Dari rentetan ujian dan pengalaman hidup yang dialami anak-anak Reza, tampaknya membuat Zahwa dan Aaliyah tegar. Sejauh ini mereka tumbuh normal, tidak ada menunjukkan depresi, bahkan tenang ketika pengalaman masa kecil mereka diusut.

Psikiater Anak dan Remaja, Suzy Yusna Dewi mengungkapkan, sederet masalah itu membuat mereka tangguh. Mereka banyak belajar dan mengambil hikmah dari cobaan hidup yang dialami.

“Mungkin mereka sudah bisa memaafkan dan melupakan pengalaman buruk yang terjadi. Bisa saja ketika berada di bawah asuhan ibu tirinya, anak-anak itu mendapat asuhan yang tepat dan selalu dikuatkan,” ucap Suzy kepada  saat dihubungi oleh Okezone, belum lama ini

Bisa dilihat sosok kedua orangtua dan ibu sambung mereka yang tangguh. Mereka melihat langsung bagaimana orang-orang disekitar menghadapi masalah. Orangtuanya bisa diajak bertukar pikiran.

“Sejauh anaknya baik-baik saja, lebih baik tak perlu dibesar-besarkan. Mereka matang dalam berpikir dan menyikapi masalah. Tak ingin masalah mereka makin runyam,” jelasnya lebih lanjut.

(hth)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini