Share

Bermain dengan Anjing Merangsang Imajinasi Anak

Fiddy Anggriawan , Jurnalis · Senin 19 September 2016 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 19 481 1492810 bermain-dengan-anjing-merangsang-imajinasi-anak-wi0YIR7uxj.jpg Ilustrasi (Memd)

ANAK-ANAK yang tumbuh bersama hewan peliharaan, khususnya anjing banyak belajar mengenai tanggung jawab, kasih sayang, dan empati, seperti dilansir Helpguide, Senin (19/9/2016).

Tidak seperti orang tua atau guru, hewan peliharaan tidak pernah kritis dan tidak memberi perintah. Mereka selalu mencintai dan kehadiran mereka di rumah dapat membantu memberikan rasa aman pada anak-anak.

Anjing selalu hadir dan dapat membantu meringankan kecemasan pada anak-anak ketika ditinggal pergi ibu dan ayahnya.

Bersahabat dengan anjing yang setia juga dapat membantu anak mengembangkan citra diri yang positif. Anak-anak yang secara emosional dekat dengan anjing mereka, lebih mampu membangun hubungan yang baik dengan orang lain.

Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa anjing dapat membantu anak-anak hiperaktif atau terlalu agresif menjadi tenang. Tentu saja, baik anjing dan anak perlu dilatih untuk berperilaku yang baik.

Anak-anak dan orang dewasa mendapatkan keuntungan yang sama saat bermain dengan anjing, yakni dapat menjadi sumber ketenangan dan relaksasi, serta sebagai sumber stimulasi untuk otak dan tubuh.

Bermain dengan anjing bahkan bisa menjadi pintu untuk belajar bagi anak. Hal ini dapat merangsang imajinasi dan rasa ingin tahu anak.

Keuntungan dari pelatihan anjing untuk melakukan trik baru, misalnya, dapat mengajar anak-anak tekun. Merawat teman berbulu ini juga dapat menawarkan manfaat lain bagi anak.

Beberapa anak dengan autisme atau kesulitan belajar lainnya lebih mampu berinteraksi dengan hewan peliharaan daripada orang.

Anak-anak autis sering mengandalkan isyarat nonverbal untuk berkomunikasi, seperti yang dilakukan anjing. Bermain bersama anjing bahkan dapat membantu anak autis untuk berinteraksi dengan orang-orang.

Sebab, hewan dapat membantu anak-anak dengan kurang konsenterasi belajar mampu mengatur stres dan menenangkan diri, serta membuat mereka lebih siap untuk mengatasi tantangan gangguan mereka.

Kemudian, bermain dan berolahraga dengan anjing dapat membantu anak dengan gangguan belajar tetap waspada dan penuh perhatian sepanjang hari. Hal ini juga dapat menjadi penawar besar untuk stres dan frustrasi yang disebabkan oleh ketidakmampuan belajar.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini