Gangguan Irama Jantung yang Menyebabkan Kematian

Maria Amanda Inkiriwang, Jurnalis · Kamis 29 September 2016 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 29 481 1501637 gangguan-irama-jantung-yang-menyebabkan-kematian-Th0WouBR0i.jpg Gangguan irama jantung (Foto: Everydayhealth)

ADA berbagai macam penyakit jantung, seperti penyakit jantung koroner, jantung katup, hingga penebalan otot jantung. Berbagai penyakit jantung ini bisa mengakibatkan terjadinya gangguan irama jantung. Namun, apakah gangguan irama jantung membahayakan?

"Gangguan irama bisa dibagi menjadi 2 secara garis besar, yaitu gangguan irama yang jinak dan gangguan irama maligna atau ganas," kata dr BRM Ario Soeryo Kuncoro, SpJP(K), FIHA, spesialis jantung dan pembuluh darah, konferensi pers PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia) mengenai "Waspadai Obesitas Sebabkan Risiko Pelebaran & Penebalan Jantung" di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta Barat, Kamis 29 September 2016.

Dr Ario mengatakan bahwa gangguan irama yang ganas bisa berdampak pada kematian. Namun, gangguan irama jinak biasanya tidak memerlukan tindakan lebih lanjut.

"Salah satu gangguan irama yang sifatnya ganas bernama ventrikel takikardia, yaitu irama jantungnya begitu cepat, karena "listriknya" mengalami gangguan," jelasnya.

Ventrikel takikardia menyebabkan jantung tidak bisa memompakan darah ke seluruh tubuh secara efisien. Hal ini bisa menimbulkan kematian mendadak, dr Ario menambahkan.

"Sebenarnya masih banyak gangguan irama yang lainnya, tetapi salah satu yang mematikan ialah ventrikel takikardia," pungkasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini