nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Minggu, Kirab Tahunan Keraton Kasunanan Surakarta Siap Digelar

Bramantyo, Jurnalis · Jum'at 30 September 2016 17:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 09 30 406 1502989 minggu-kirab-tahunan-keraton-kasunanan-surakarta-siap-digelar-LHsDmSBpaM.jpg Kirab tahunan di Solo (Foto: Antara)

KIRAB tahunan yang rutin digelar Keraton Kasunanan Surakarta yang akan digelar Minggu (2/10/2016) besuk akan mengeluarkan sembilan pusaka milik Kraton Solo yang akan ikut dikirab keliling Karaton Solo.

Pengageng Museum Keraton Kasunanan Surakarta, KPH Satriyo Hadinagoro pusaka milik Kraton Solo yang sudah berusia ratusan tahun akan dibawa oleh abdi dalem Kraton Solo untuk berkeliling.

"Pusaka akan dikirab keliling Kraton sepanjang kurang lebih tujuh kilometer jauhnya dengan berjalan kaki dan tapa bisu (tanpa bicara)," jelasnya di Solo Jawa Tengah.

Kirab lanjut KPH Satriyo Hadinagoro akan dilepas oleh pelaksana tugas Raja, yaitu KGPH Puger pada pukul 00.00 WIB.

Dengan diawali oleh tujuh kerbau bule keturunan Kyai Slamet yang akan menjadi cucuk lampah (pembuka jalan).

Peringatan malam 1 Suro sebagai ritual menyambut pergantian tahun baru Jawa yang menjadi salah satu agenda wisata akan menggelar kirab debgan rute awal Dalem Ageng, Kamandungan, Kori Brojonolo, Supit Urang, Alun-Alun Utara, Gladag, Perempatan telkom, Jl. Kapt. Mulyadi, Baturono, Gading, Gemblegan, Perempatan Coyudan, Perempatan Nonongan, Gladag, Alun-Alun Utara, Supit Urang, Kori Brojonolo, Kamandungan, dan kembali ke Dalem Ageng.

Kirab pusaka yang sudah dimulai sejak era Pakubuwono X terus berlanjut sampai saat ini. Meski awalnya hanya di gelar di dalam lingkungan Kraton Solo namun saat ini kirab digelar melewati tembok luar Kraton.

Even malam 1 Suro diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata baik lokal maupun manca negara.

Pasalnya, saat kirab kerbau bule dihadiri ribuan pengunjung yang nantinya akan berebut kotoran kerbau yang bila beruntung akan buang kotoran saat kirab berlangsung.

"Kraton juga memiliki agenda selain kirab yakni peringatan wafatnya Sinuhun Paku Buwono X," pungkasnya.

(jjs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini