Kenali Faktor Penyebab Keputihan karena Infeksi

Erika Kurnia, Jurnalis · Jum'at 07 Oktober 2016 13:33 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 07 481 1508586 kenali-faktor-penyebab-keputihan-karena-infeksi-VOWfuIEigH.jpg Ilustrasi (Foto: V-Gurl)

KEPUTIHAN atau keluarnya cairan bening dari organ kewanitaan adalah mekanisme alami untuk pembersihan. Namun, keputihan juga bisa menjadi gejala infeksi karena banyak faktor yang sebaiknya dihindari.

"Setiap perempuan pasti pernah alami keputihan. Biasanya sejak tiga hari sebelum dan sesudan haid, saat hamil, atau saat subur. Keputihan fisiologis ini biasanya keputihan atau bening dan tidak berbau. Kalau sudah berwarna, bau, dan gatal, itu pertanda ada infeksi," kata dokter ahli obstetri dan ginekologi, Dr Liva Wijaya SpOG.

Saat ditemui di daerah Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (6/10/2016), ia memaparkan beberapa faktor yang bisa meningkatkan keputihan patologis, antara lain kebersihan yang buruk, kondisi imunokompromise, kesehatan dan nutrisi yang menurun, seks tidak aman, dan praktik kebersihan di daerah kewanitaan yang salah.

"Infeksi yang memicu keputihan karena faktor hygiene atau kebersihan kurang bisa karena jarang mandi, area kewanitaan selalu lembab berlebihan, penggunaan celana ketat, pembalut atau pantyliner yang terlalu lama sehingga memicu pertumbuhan bakteri jahat berlebih," tuturnya.

Keadaan imunokompromise sendiri lebih karena kondisi kekebalan rendah sehingga tidak mampu melawan bakteri. Kesehatan yang menurun karena gaya hidup yang salah, seperti tidur kurang, konsumsi alkohol berlebih, kebiasaan merokok, dan mal nutrisi juga membuat kekebalan menurun dan keputihan terjadi.

"Selain itu, seks tidak aman dengan berganti-ganti pasangan atau membiarkan pasangan tidak menggunakan kondom bisa mentransfer bakteri yang tidak diinginkan. Cairan semen yang dikeluarkan pria pada dasarnya juga bisa mempengaruhi keasaman organ kewanitaan dengan menjadikannya lebih basa dan membuat flora di area kewanitaan tidak seimbang sehingga mudah infeksi," lanjut dr Liva.

Faktor lain yang memicu gejala infeksi keputihan seperti penggunaan obat-obatan tertentu, kerusakan jaringan atau luka di organ intim, penggunaan losion, minyak, dan spermicide salah satu penyebab pH basa dan memicu infeksi akibat pertumbuhan bakteri berlebih.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini