Awas, Ikan Buntal Jadi Makanan Berbahaya kalau Salah Pengolahan

Devi Setya Lestari, Jurnalis · Kamis 13 Oktober 2016 01:10 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 12 298 1512847 awas-ikan-buntal-jadi-makanan-berbahaya-kalau-salah-pengolahan-s5aiPlC0Ah.jpg Ikan buntal (Foto: Shutterstock)

IKAN buntal termasuk jenis ikan yang jarang dikonsumsi tapi beberapa orang di Jepang menjadikan ikan ini sebagai makanan yang cukup populer. Mengolah ikan buntal jauh berbeda dengan mengolah ikan biasa, pasalnya ada bahan berbahaya dalam ikan buntal yang bisa jadi racun dalam tubuh.

Dilansir dari TheDailyMeal, Kamis (13/10/2016), tidak hanya ikan buntal yang berbahaya dikonsumsi, ada beberapa bahan makanan yang juga berpotensi jadi racun saat disantap dengan salah pengolahan.

Ikan buntal

Banyaknya jenis makanan laut yang tesedia entah mengapa banyak orang yang memilih membayar ratusan dolar demi bisa menyantap ikan yang sangat berbahaya ini. Ada banyak varian ikan buntal yang tersebar di lautan tapi seluruhnya berpotensi mengandung racun di bagian hatinya. Racun ikan ini yang disebut tetrodoxin, yakni racun yang 1.200 kali lebih berbahaya dibanding sianida.

Negara dengan masyarakat paling banyak mengonsumsi ikan buntal adalah Jepang. Koki yang mengolah ikan buntal harus melalui proses pelatihan panjang. Meski demikian, masih saja ada jumlah kematian orang usai menyantap ikan buntal. Tercatat masih ada 23 kematian sepanjang 2000 hingga 2009 di Jepang akibat mengonsumsi ikan buntal.

Kacang merah

(Foto: Shutterstock)

Pati dan kandungan dalam kacang merah sangat baik untuk tubuh, apalagi jika diolah perlahan dengan cara direbus. Tapi kacang merah akan jadi berbahaya jika dimasak dengan tidak benar. FDA atau The Food and Drug Administration menyarankan untuk memasak kacang merah selama 30 menit untuk memastikan kandungan zat phytohemagglutinin hancur sepenuhnya. Zat ini jadi racun yang akan berbahaya ketika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Panas tinggi secara perlahan bisa menghilangkan zat racun ini.

Daun rhubarb

(Foto: Shutterstock)

Di Indonesia memang daun ini jarang digunakan tapi pada masakan Barat daun ini sering ditambahkan dalam masakan sayur. Daun ini memiliki kandungan asam oksalat yang tinggi yang akan jadi berbahaya ketika masuk dalam tubuh. Daun rhubarb mentah bahkan bisa jadi racun yang membunuh tikus dengan cepat. Kandungan racun paling tinggi ada di bagian batangnya jadi jangan coba mengonsumsinya tanpa diolah terlebih dulu.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini