SATE: Kiat Sukses Usaha Warung Sate, Pahami Kebutuhan Pelanggan

Dinno Baskoro, Jurnalis · Rabu 12 Oktober 2016 17:43 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 12 298 1512947 sate-kiat-sukses-usaha-warung-sate-pahami-kebutuhan-pelanggan-RQuE2DeUYU.jpg Kiat bisnis usaha warung sate (Foto: Shutterstock)

SIAPA tak butuh makan? Asas ini yang membuat banyak anggapan bahwa bisnis kuliner terbilang sangat menjanjikan.

Namun sejatinya, membangun bisnis kuliner tak semudah menjentikkan jari. Ada serangkaian kiat yang mesti dilakoni secara konsisten agar mencapai sukses.

Salah satunya adalah dengan memahami apa yang disukai dan dibutuhkan pelanggan dalam hal mengisi perut. Tak cuma soal rasa, porsi menu yang tersaji pun mendukung hal tersebut.

"Bapak dari dulu memang paham yang dibutuhkan pelanggan," ucap H. Marhatam, anak dari pemilik gerai sate, H. Romli  di kawasan Melawai, Jakarta Selatan yang sudah melakoni bisnis kuliner sate lebih dari 30 tahun.

Bisa ditarik satu contoh pada bisnis sate milik H. Marhatam. Ayahnya, selaku pemilik dari warung sate ternama itu sejak dulu hingga sekarang tetap bertahan dengan potongan daging besar pada sate yang dijajakan.

Katanya, orang Indonesia itu lebih suka sesuatu (makanan) dengan porsi banyak dan besar. Masalah untung rugi mengingat saat ini bahan baku dan harga daging terus menjulang tinggi.

Namun hal itu tetap dilakukan agar pelanggan tidak pindah ke pedagang lain. Sebab, sudah sedari dulu ukuran besar itu dikenal dan soal kepuasan pelanggan harus tetap dijaga.

"Kalau bapak mikirnya tidak apa-apa untung sedikit, tapi yang banyak pelanggan. Daripada ukuran daging sate dikurangi, dapat untung besar tapi pelanggannya lari," tutupnya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini