Sweatshirts EXO Diduga Tiru Desain

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 13 Oktober 2016 16:24 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 13 194 1513879 sweatshirts-exo-diduga-tiru-desain-m1zyyPys4t.jpg Exo (foto: kpopmap)

KABAR tak sedap kembali menimpa boy grup terkenal, EXO. Setelah kemarin sempat diisukan akan kembali kehilangan salah satu anggotanya, D.O karena tidak terlihat ikut dalam rombongan bersama 8 anggota lain dalam kepulangan menuju Seoul setelah usai menghelat konser di Jepang.

Kali ini rumor tak sedap yang muncul bukan lagi soal kehilangan salah satu anggota, melainkan soal kontroversi meniru desain. Seperti dikutip Kpopherald, Kamis (13/10/2016) disebutkan bahwa desain dari koleksi sweatshirts dari lini busana SPAO yang menjadikan EXO sebagai brand ambassadornya, diduga ‘meniru’ desain dari sweatshirts keluaran lini busana milik aktor kenamaan Yoo Ah-In, Nohant.

(foto: kpopherald)

Desain yang diributkan ini ialah sweatshirt dengan desain emblem bertuliskan nama dari ketujuh anggota EXO yaitu Xiumin, Suho, Baekhyun, Chanyeol, D.O, Lay, Chen, Kai, dan Sehun. Di mana desain emblem nama ini berbentuk kombinasi antara ejaan huruf Hangul dan huruf Latin-Inggris biasa. SPAO sendiri diberitakan meluncurkan koleksi spesial ini dalam rangka menyemarakkan Hangeul Day yang dirayakan pada setiap 9 Oktober. Sedangkan menurut laporan media lokal setempat, desain serupa sudah pernah diluncurkan Yoo Ah-In dengan Nohant dua tahun lalu, alias 2014.

(foto: kpopherald)

SPAO sendiri disebutkan tidak pernah mengkonsultasikan langsung dengan Yoo Ah-In soal penggunaan desain yang serupa tersebut. Yoo Ah-In baru mengetahui bahwa ada sweatshirt dengan desain serupa seperti yang ia desain, saat sweatshirt SPAO tersebut diluncurkan di pasaran. Sementara itu, SPAO sementara telah menghentikan penjualan sweatshirt EXO ini setelah dugaan tentang kontoversi meniru desain ini menguap ke publik. Walau SPAO sendiri sudah mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan menolak dibilang meniru langsung desain dari Yoo Ah-Ini tersebut, SPAO mengatakan desain mengkombinasikan huruf Hangeul dan Inggris sudah beredar banyak alias tidak terhitung sebelumnya.

(SLV)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini