4 Kesalahan yang Tak Disadari saat Mencukur Janggut

Maria Amanda Inkiriwang, Jurnalis · Jum'at 14 Oktober 2016 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 14 194 1514419 4-kesalahan-yang-tak-disadari-saat-mencukur-janggut-WDM6vvyBt6.jpg Ilustrasi (foto: shutterstock)

ANDA mungkin lupa mengganti handuk setelah mencukur janggut yang tersampir di wastafel. Padahal, tanpa sadar ada orang yang mengusap tangan mereka dengan handuk tersebut, batuk, hingga mengelap wajah mereka.

Bakteri dan kuman bisa menyebabkan kemerahan dan ruam kulit pada wajah setelah Anda mencukur janggut. Cara terbaik adalah menggunakan handuk sendiri atau sering menggantinya. Ini salah satu kebiasaan yang salah dan kerap tak disadari setelah mencukur janggut.

Agar kulit wajah terjaga sehat dan bersinar, ketahui dulu beberapa kesalahan lainnya saat mencukur yang kerap tak disadari oleh kaum adam, dikutip dari laman Esquire, Jumat (14/10/2016).

Air dingin

Air dingin akan mengecilkan pori-pori Anda dan mengurangi efektivitas mencukur. Menggunakan air hangat, akan membantu membuka pori-pori wajah, sehingga rambut janggut bisa tercukur lebih dalam.

Tidak mengganti pisau cukur

Jangan lupa untuk secara rutin mengganti pisau cukur, terutama jika pisau cukur sudah berkarat atau tumpul. Pisau yang sudah lama tidak diganti akan mengurangi efisiensi dan efektivitas mencukur janggut.

Tidak membilas setiap cukuran

Setiap cukuran terdapat sedimen kulit mati dan rambut-rambut yang dicukur. Ketika Anda tak membilas pisau cukur di setiap cukuran, akan mengurangi ketajaman dan pergerakan pisau cukur.

Mencukur secara berlebihan

Mencukur lebih dari satu gerakan di tempat sama dan berulang-ulang pada zona lain dapat membuat kulit kemerahan, serta timbul iritasi. Gerakan secukupnya saja sudah bisa membersihkan dagu dan area wajah dari rambut janggut, juga mencegah terjadinya iritasi.

(SLV)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini