nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Risiko jika Patah Tulang ke Tukang Urut

Maria Amanda Inkiriwang, Jurnalis · Kamis 20 Oktober 2016 19:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 10 20 481 1520282 risiko-jika-patah-tulang-ke-tukang-urut-N9RA00G2Ym.jpg Ilustrasi (Foto: Willenslaw)

TAK sedikit di antara kita yang percaya akan keahlian tukang urut. Saat patah tulang atau salah urat, seakan tukang urut menjadi salah satu jalan pertama yang perlu dilakukan untuk menyembuhkan keluhan kita.

Namun, perlu diketahui ternyata cara ini cukup berbahaya lho bagi kesehatan tulang dan organ lainnya. Dr Karina EM Besinga, SpOT(K), mencontohkan salah satu kasus.

"Hanya dengan jatuh yang ringan kok bisa patah tulangnya? Dari Xray akan kelihatan, terjadi suatu pengeroposan pada tulang itu. Dari situ, dokter curiga. Ini bukan hal yang biasa, jadi dilakukan pemeriksaan. Ternyata ada bibit tumor di situ yang terprovokasi saat pasien jatuh, kemudian dilakukan pemeriksaan dan didapati tumor," cerita dr Karina dalam forum diskusi media 'Deteksi Dini, Pencegahan, dan Terapi Osteoporosis' di Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (20/10/2016).

Ia mengibaratkan, jika pasien tidak lanjut berobat ke dokter lagi dan menggunakan pengobatan alternatif lain, ini bisa menimbulkan risiko tumor ganas. Lalu, sebenarnya apakah seseorang tidak boleh dipijat?

"Bukan berarti dipijat itu enggak boleh. Yang salah adalah, ketika kita sakit atau cedera, kita datang ke tukang pijat. Pijat itu mengapa kita merasa enak? Karena dia melancarkan aliran darah," ucapnya lagi.

Ia sangat menyarankan untuk datang ke ahli pijat yang betul-betul memiliki pengetahuan. Dr Karina mengingatkan satu hal, jangan pernah memijat dengaan tekanan keras di leher bagian dalam atau bawah rahang.

"Yang paling aman, cari tempat yang ada tulangnya. Banyak banget kejadian, mereka yang dipijat pada bagian leher dalam justru kena vena besar yang langsung ke kepala, bisa terkena stroke," pungkasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini