HARI DOKTER NASIONAL: Tolak Program DLP, Ini Solusi dari Dokter

Dinno Baskoro, Jurnalis · Senin 24 Oktober 2016 11:52 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 24 481 1522764 hari-dokter-nasional-tolak-program-dlp-ini-solusi-dari-dokter-D8IQGUrYTR.jpg Aksi demo dokter di Jakarta (Foto: PBIDI/Twitter)

PROGRAM pendidikan Dokter Layanan Primer (DLP) ditolak seluruh anggota Ikatan Dokter Indonesia karena dianggap mubazir. Karena itu, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mencetuskan Program Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan (P2KB) sebagai solusi.

P2KB merupakan program pendidikan kedokteran lanjut yang digagas PD IBI demi meningkatkan kompetensi dokter yang lebih efisien. Jika program pendidikan DLP harus merogoh kocek ratusan juta, lain hal dengan P2KB, yang hanya Rp1 juta per-modul.

“Kalau ada pandangan kompetensi dokter perlu ditingkatkan. Kami ada program P2KB untuk meningkatkan kompetensi dokter, ada modul pelatihan yang bisa dipelajari selama 5 tahun,” ungkap Prof. Dr. I. Oetama Marsis, Sp.OG di Jakarta, belum lama ini.

Modul yang sudah dipersiapkan ini pun sudah disesuaikan dengan Standart Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) yang berlaku dan terdiri dari berbagai pemecahan masalah penyakit yang mencakup Modul Kedokteran Keluarga, Modul Kedokteran Komunitas dan Modul Kesehatan Masyarakat.

“Daripada membuka program studi baru yang menghabiskan waktu dan dana, peningkatan kompetensi dokter cukup dengan dimasukkan pendidikan kedokteran lanjutan yang lebih berstruktur,”

Jika sudah disetujui, modul tersebut bisa disalurkan ke seluruh Puskesmas dan melaksanakan pendidikan jarak jauh. Sehingga dokter yang bertugas di daerah bisa tetap bertugas melayani masyarakat sambil belajar modul baru yang dibutuhkan.

“Jika sudah demikian dokter tidak perlu mengambil program pendidikan DLP 3 tahun. Mereka bisa ambil modul dan belajar melalui teleconference, sangat berguna di daerah. Misalnya di daerah Indonesia Timur yang banyak kasus malaria. Dokter bisa ambil modul penyakit tersebut untuk dipelajari dan bisa sambil melayani masyarakat,” tutupnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini