nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Trik Meyakinkan Orangtua ketika Anak Remaja Tak Dipercaya

Vessy Frizona, Jurnalis · Selasa 01 November 2016 14:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 11 01 196 1529844 trik-meyakinkan-orangtua-ketika-anak-remaja-tak-dipercaya-2N3mV6cbuR.jpg Ilustrasi remaja (Foto: Nspt4kids)

KETIKA menginjak usia remaja anak akan memasuki dunia baru. Banyak hal yang ingin mereka coba. Remaja ingin mandiri tanpa banyak pengawasan orangtua.

Namun, tidak semua orangtua demokratis, memberi kebebasan seluas-luasnya pada anak dalam mencoba berbagai hal baru. Beberapa orangtua malah mengekang bahkan tidak percaya terhadap aktivitas-aktivitas yang dilakukan anak.

“Tidak sehat bagi anak ketika dihadapkan dengan orangtua yang tidak terbuka. Tetapi, anak tidak boleh menyerah begitu saja, mereka harus berusaha meyakinkan orangtuanya lewat bukti,” ungkap pakar remaja, Vivid Fitri Argarini kepada Okezone, belum lama ini.

Wanita lulusan University of Wisconsin, Whitewater ini pun memberi contoh misalnya yang sering terjadi adalah ketika remaja ingin ikut kegiatan-kegitan seni, olahraga, atau main dengan teman-teman sehingga harus pulang malam. Tetapi, dalam pandangan orangtua hal itu negatif, karena berpikir lebih baik belajar di rumah atau memang tidak boleh pulang malam sama sekali.

“Maka yang bisa dilakukan anak adalah meyakinkan orangtua baawa dirinya layak menghadiri acara, boleh main dengan teman, atau ikut kegiatan tertentu dengan alasan tepat. Seperti acaranya positif, mereka akan memberi bukti, dan pulang tepat waktu,” jelas Vivid.

Tetapi, anak harus benar-benar memberi bukti. Ia menambahkan, segala sesuatunya di zaman sekarang bisa dibuktikan lewat visualisasi. Kirim saja foto kegiatan kepada orangtua, jadi orangtua melihat memang itu benar. Kemudian up-date kabar dan jangan membuat orangtua cemas karena tidak bisa dihubungi.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini