Dampak Mengonsumsi Obat Palsu, dari Overdosis hingga Kematian!

Dinno Baskoro, Jurnalis · Selasa 01 November 2016 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 01 481 1529627 dampak-mengonsumsi-obat-palsu-dari-overdosis-hingga-kematian-B9VSMovkaY.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BERAGAM jenis obat palsu banyak beredar. Biasanya ditemukan obat palsu yang komposisi zat aktifnya tidak sesuai dengan obat yang ditiru, tidak mengandung zat aktif sama sekali, gramasi zat aktifnya kurang bahkan kelebihan zat aktif.

Walau bagaimana pun kondisinya, kehadiran obat palsu sangat merugikan masyarakat luas. Jika Anda merasakan indikasi berikut, bisa jadi obat yang Anda konsumsi itu adalah obat palsu.

Simak pemaparan mengenai gejala yang terjadi akibat konsumsi obat palsu, seperti dikatakan Dra. Eka Purnamasari, Apt. MKM, Kasub Direktorat Inspeksi, Sertifikasi, Distribusi Produk Terapetik Badan POM, di Jakarta, Senin 31 Oktober 2016.

Tidak mengandung zat aktif

Obat palsu yang tidak mengandung zat aktif terbilang sangat merugikan. Pasalnya, zat aktif yang diharapkan dapat memberi kesehatan pada pasem justru tidak didapat.

Umumnya obat palsu jenis ini tidak berdampak apa-apa, penyakit yang diderita tak kunjung sembuh. "Kalau sudah minum obat tapi tidak mendapat kesembuhan yang diharapkan, sebaiknya konsultasi ke dokter," ucapnya.

Kekurangan zat aktif

Indikasi akan obat palsu dengan kekurangan zat aktif, hampir sama seperti obat palsu yang tidak mengandung zat aktif sama sekali. Kemungkinan tidak berdampak apa-apa. Atau bahkan sesekali sembuh, tapi ketika diteruskan maka dapat membuat inti penyakit atau bakteri dan sejenis penyebab penyakit jadi lebih kebal dan dapat memperparah kondisi pasien.

Kelebihan zat aktif

Secara farmatologi, seseorang yang mengonsumsi obat dengan kelebihan zat aktif di dalamnya, kemungkinan paling parah dapat menyebabkan over dosis hingga kematian. Obat seperti ini yang harusnya lebih diwaspadai.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini