nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Merokok Dapat Mengurangi Umur Hidup Pengidap HIV

Maria Amanda Inkiriwang, Jurnalis · Minggu 06 November 2016 11:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 11 04 481 1533427 merokok-dapat-mengurangi-umur-hidup-pengidap-hiv-It4xzFN9V9.jpg Ilustrasi (Foto: Boldsky)

MEROKOK merupakan salah satu faktor risiko terkemuka penyabab sakit kanker paru-paru, penyakit jantung koroner, serta penyakit paru-paru lainnya. Tak hanya itu, merokok juga membahayakan hidup para pengidap HIV..

Ada beberapa bukti yang otentik bahwa pengidap HIV yang merokok lebih rentan terkena infeksi saluran pernapasan dan penyakit yang terkait. Sebuah studi menemukan, merokok dapat mengurangi umur para pengidap HIV, dibandingkan virus HIV itu sendiri.

"Seseorang dengan HIV dan secara konstan mengonsumsi obatnya, tetapi tetap merokok, dapat menambah risiko kematian orang itu sendiri dibandingkan virus HIV yang dideritanya," jelas Krishna P Reddy, peneliti dari Massachusetts General Hospital and Harvard Medical School.

Studi ini menunjukkan, par pengidap HIV yang berhenti merokok bisa meningkatkan prioritas kualitas hidup, serta menambah jangka hidup mereka.

"Sekarang ini, obat-obatan khusus HIV secara efektif dapat memerangi virus mereka. Para ahli kesehatan juga perlu menambahkan intervensi lain untuk meningkatkan dan memperpanjang hidup pasien HIV," tambahnya.

Dalam studi tersebut, para peneliti menggunakan simulasi komputer untuk menunjukkan proses pengobatan HiV sebagai proyeksi harapan hidup bagi pasien, berdasarkan kategori perokok aktif maupun pasif.

Baik pasien HIV pria maupun wanita, merokok dapat mengurangi harapan hidup pasien sekira dua kali lipat virus HIV itu sendiri.

"Hal ini diketahui, merokok punya dampak buruk bagi kesehatan. Namun, kami menunjukkan betapa hal ini buruk bagi kesehatan pasien HIV," lanjut Reddy.

Pasien perlu menempatkan risiko rokok dalam perspektif kesehatan mereka. Setidaknya untuk mendukung kesembuhan pasien, mereka sangat disarankan untuk berhenti merokok. Demikian dilansir dari Zeenews, Minggu (6/11/2016).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini