Smart Dressing Culture, Pengembangan Kebaya Haute Couture ala Ferry Sunarto

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 08 November 2016 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 08 194 1535906 smart-dressing-cultire-pengembangan-kebaya-haute-couture-ala-ferry-sunarto-AXS2d3S7nX.jpg Ferry Sunarto (foto: dok pribadi)

NAMA dari perancang kebaya ternama, Ferry Sunarto sudah lekat dengan pecinta dan pengguna kebaya di Indonesia.

Kebaya-kebaya cantik rancangan desainer satu ini sudah jadi langganan dari para public figure di Tanah Air sebagai outfit untuk menemani momen-momen spesial mereka. Sebut saja nama-nama seperti aktris Nabila Syakieb, Ashanty, hingga Allysa Soebandono.

Sudah mempunyai nama di Tanah Air, ternyata tidak membuat desainer ramah satu ini puas dan berhenti mengembangkan diri sebagai desainer. Hal ini dibuktikan Ferry dengan menantang dirinya lewat sebuah tantangan baru, yaitu dengan menggelar fashion show di Hermitage Garden, Moskow, Rusia pada 20-21 Agustus 2016 lalu yang bertemakan Haute Couture.

Setelah sukses menggelar fashion show di Rusia sebagai perwakilan dari Indonesia, Ferry tidak lupa untuk juga menampilkan koleksi terbaru yang masih memiliki benang merah dengan koleksi yang ia pamerkan di Rusia ini di Indonesia. Lewat pagelaran busana yang diberi tema ‘Smart Dressing Culture’, pria berkulit putih ini mencoba menghadirkan versi lain dari haute couture dari sebuah kebaya.

 

 (foto: dok ferrysunarto)

Dalam fashion show tersebut, Ferry menampilkan bahwa kebaya tidak lagi berkesan sebagai sesuatu busana yang berat. Menampilkan 16 koleksi terbaru yang hadir dalam siluet-siluet feminin yang cantik namun tegas, dari yang berpotongan mewah hingga yang semi kasual. Dengan dominasi warna-warna lembut seperti merah jambu, putih, mint, kuning gading, nude, hingga abu-abu. Ferry mengungkapkan bahwa keenam belas rancangan terbarunya tersebut adalah sebagai perwujudan dari apa yang ia sebut sebagai pengembangan kebaya.

 (foto: dok ferrysunarto)

“Kebaya sebagai warisan budaya khas Indonesia, saya memandangnya jangan hanya dilestarikan tetapi juga harus dikembangkan ke arah konten yang lebih kekinian. Gimana caranya saya sebagai perancang kebaya itu bisa membuat kebaya yang sophisticated glamour, yang artinya kita buat kebaya ini lebih ringan tapi tetap terlihat berkelas,” papar Ferry kala dijumpai Okezone, sesaat setelah gelaran fashion show belum lama ini di kawasan Jakarta Selatan.

Desainer yang fasih berbahasa Sunda ini menambahkan, pengembangan kebaya dirasa sangat diperlukan sebagai salah satu upaya untuk masuk dalam persaingan global.

 (foto: dok ferrysunarto)

“Dengan persaingan global saat ini, kita harus mikir kebaya kita ini jadi lebih universal. Tujuannya apa? Ya agar dunia global masyrakat dunia lebih aware dengan kebaya kita, kebaya Indonesia. Kebaya ini juga bisa kita terapkan dengan konsep smart dressing culture, cara berpakaiain yang smart yaitu mix and match dengan ragam wastra Indonesia. Sebagai wujud dari kita sebagai rakyar Indonesia jadi lebih mencintai warisan budaya negeri sendiri,” tutup Ferry sembari tersenyum.

(SLV)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini