Sepotong Busana Penentu Karakter dan Selera Fashion Seorang First Lady of America

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 12 November 2016 10:37 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 12 194 1539626 sepotong-busana-penentu-karakter-dan-selera-fashion-seorang-first-lady-of-america-q5obn9bLzM.jpg Melania Trump (cover: harpersbazaar)

KEMENANGAN Donald Trump dalam pemilihan Presiden AS ke 45, turut menyoroti keberadaan sang istri Melania Trump sebagai calon first lady of America. Melania yang dikenal publik sebagai mantan supermodel memiliki gaya fashion yang berbeda dengan para first lady pendahulunya. Akan seperti apakah penampilan Melania Trump nanti saat upacara inagurasi peresmian Presiden AS ke 45?

Sebelum mulai menebak busana apa yang akan dikenakan oleh Melania, ada baiknya kita tengok ke belakang sejarah panjang fashion style first lady of America dan busana apa yang mereka kenakan saat pertama kali tampil di muka umum sebagai seorang First Lady. Dan mengapa busana tersebut yang dipilih untuk dikenakan.

50 Tahun Gaya Busana First Lady of America di Upacara Inagurasi

Dibalik sosok pemimpin lelaki hebat, ada seorang wanita kuat dan menakjubkan yang mendampinginya. Ungkapan terkenal ini rasanya pas disematkan untuk peran seorang First Lady, terutama bagi First Lady Amerika Serikat.

Kemunculan resmi perdana seorang istri presiden Amerika Serikat (AS) sebagai seorang first lady ditandai dengan upacara atau ceremony inagurasi yang disebut Inaugural Ball. Gaya penampilan first lady dalam upacara inagurasi ini menjadi faktor yang sangat penting, karena di momen inilah dimulai pembentukan karakter atau imej seorang first lady sebuah negara Adidaya seperti AS untuk empat tahun kedepan. Penampilan perdana seorang first lady juga akan mendapat sorotan publik dunia.

Gaya berbusana untuk menghadiri prosesi inagurasi ini sendiri tentunya bagi seorang first lady bisa menjadi kesempatan sekaligus tantangan di waktu yang bersamaan. Lalu seperti apakah perjalanan gaya fesyen para first lady AS selama 50 tahun ini dalam perayaan inagurasi?

Jackie Kennedy

Perjalanan gaya berbusana first lady AS kita mulai dari first lady yang digadang-gadang sebagai salah satu Ibu Negara paling stylish di dunia, Jackie Kennedy atau yang akrab disapa Jackie O. Jackie sendiri sebagai pribadi juga berhasil mengukuhkan namanya menjadi salah satu ikon fashion yang melegenda hingga sekarang. Dalam upacara inagurasi pada 1961, istri John F. Kennedy ini tampil anggun dalam balutan gaun berwarna putih dengan aksen jubah, di mana gaun ini terasa spesial karena gaun tersebut adalah hasil rancangan Jackie sendiri yang berkolaborasi dengan Bergdorf Goodman's Ethan Frankau.

(foto: fashionista)

Sebelum resmi masuk Gedung Putih (White House) Jackie memang sudah tersohor sebagai wanita fashionable di lingkup dunia politik. Pada umur 32 tahun, ia resmi menjadi salah satu first lady termuda dalam sejarah AS. Walau terbilang masih muda saat menjadi first lady, namun Jackie disebutkan selalu mengetahui dan memahami gaya fashion seperti apa, imej apa yang ingin ia tampilkan di hadapan rakyat AS. Sebut saja contohnya ketika parade inagurasi yang kala itu jatuh di musim dingin, Jackie berani tampil menonjol dengan hanya mengenakan cloth coat di antara lautan orang-orang yang mengenakan jaket bulu tebal. Walau mungkin kala itu menggigil kedinginan, tapi dengan berbalu cloth coat Jackie dipastikan menjadi sosok yang ‘out of the box’.

Lady Bird Johnson

Kemudian dilanjutkan dengan Lady Bird Johnson yang menghadiri acara prosesi inagurasi pada 1965, hanya setahun berselang setelah pembunuhan presiden John F Kennedy. Dalam acara inagurasi yang masih dilingkupi rasa kesedihan tersebut, Lady Bird memilih untuk mengenakan gaun berwarna kuning cerah hasil rancangan John Moore yang disempurnakan dengan pemakaian sarung tangan putih dan kalung mutiara putih.

(foto: fashionista)

Warna kuning dalam gaun Lady Bird tersebut memiliki pesan dan makna khusus, di mana warna kuning ini melambangkan rasa optimis dan sebuah pengharapan untuk Amerika secara keseluruhan walau masih dirundung rasa duka yang mendalam. Sebagai seorang Ibu Negara, Lady Bird dikenal sebagai first lady yang memiliki selera fashion yang sangat ‘Amerika’, selera busananya sangat merepresentasikan selera dan gaya wanita Texas.

Pat Nixon

Lain lagi dengan first lady selanjutnya, Pat Nixon yang tampil dalam upacara inagurasi pada 1969 dalam balutan gaun Karen Stark warna kuning cerah karya perancang Harvey Berin. Walau sama-sama debut di upacara inagurasi dengan mengenakan warna kuning, namun pesan yang ingin disampaikan oleh Pat untuk Amerika beserta rakyatnya berbeda dengan pesan dari Lady Bird.

(foto: fashionista)

Pat Nixon sengaja memilih untuk mengenakan gaun berwarna kuning agar terlihat ceria dan bersemangat. Selain itu dalam dunia partai politik, warna kuning adalah warna yang netral. Warna kuning disebut-sebut sebagai warna yang melambangkan persatuan, maka dari itu pilihan dari Pat untuk memakai gaun berwarna kuning dipandang sebagai pilihan yang sangat bagus.

Rosalynn Carter

Perjalanan seorang first lady di mata publik memang tidak selalu mulus. Hal ini terjadi pada Rosalynn Carter yang resmi sebagai Ibu Negara pada 1977, di mana di tengah kondisi perekonomian AS yang sedang mengalami resesi. Ia tampil di acara inagurasi dengan balutan gaun berbagan sifon berwarna biru berdetail trimmed warna emas yang ditumpuk dengan sleeveless coat dengan aksen embroidered warna keemasan. Gaun ini adalah gaun yang sama dikenakan oleh Rosalynn kala menghadiri inagurasi sang suami sebagai gubernur Georgia.

(foto: fashionista)

Mengenakan gaun ini, banyak kritikan yang ditujukan pada Rosalynn kala itu. Banyak masyarakat yang merasa bahwa Rosalynn tidak berhasil menampilkan karakter dan peran seorang first lady yang dilihat sebagai sosok wanita hebat. Bukan sebagai first lady, Rosalynn alih-alih malah dianggap melambangkan seorang first lady malah sebagai hostess alias simpanan.

Nancy Reagen

Sangat bertolak belakang dengan Rosalynn, kehadiran Nancy Reagan sebagai first lady dinilai sebagai pembawa era baru di Gedung Putih. Walau masih di era 80’an dan abad ke-20, Nancy dan keluarga Reagan secara keseluruhan dilihat sebagai keluarga kepresidenan yang memiliki aura glamor dan mewah dengan signature style yang sangat ‘Hollywood’.

(foto: fashionista)

Wajar saja rasanya jika The Reagans terutama Nancy mampu menghadirkan nafas gaya tampilan yang baru di Gedung Putih, saat inagurasi Nancy mengenakan gaun one-shouldered warna off white hasil rancangan perancang kenamaan James Galanos, yang mempunyai nama sebagai salah satu desainer high couture paling andal di abad ke 20.

Gaun one-shouldered ini jadi pilihan pintar dari Nancy karena selain modelnya yang populer, gaun model ini mampu menghasilkan penampilan yang sophisticated. Kesan yang pas untuk ditampilkan oleh seorang first lady dalam berbusana.

Barbara Bush

Warna bisa menjadi salah satu media yang powerful untuk menyampaikan suatu pesan, mungkin inilah maksud dari Barbara Push saat menjadi Ibu Negara pada 1989 dengan memilih untuk mengenakan gaun taffeta warna biru velvet yang dipadankan dengan kalung mutiara.

(foto: fashionista)

Disebutkan bahwa dengan gaun biru velvet dan kalung mutiara mewah tersebut, Barbara mencoba menampilkan kesan glamor yang feminin, santun, namun di saat yang bersamaan tetap terlihat membumi dengan rakyat yang disiratkan oleh aksesori mutiara. Di mana harga mutiara jauh lebih terjangkau untuk banyak orang daripada batu berlian.

Hillary Clinton

Peran penting seorang first lady untuk seorang presiden atau kepala Negara dan rakyatnya, diperlihatkan oleh Hillary Clinton. Wanita yang berkesempatan untuk menjadi seorang Ibu Negara sebanyak dua kali ini, pada inagurasi pertamanya di 1993 menyampaikan pesan bahwa ia dan sang suami, Bill Clinton berupaya untuk menjadi pemimpin yang tidak akan lupa ‘akar’ darimana mereka berasal. Pesan 'we're not going to forget where our roots are,” ini disiratkan Hillary dengan memilih gaun lengan panjang warna ungu hasil karya tangan dingin desainer, Sarah Philips.

(foto: fashionista)

Di mana kala itu Sarah Philips belum terlalu tenar dibandingkan jajaran perancang-perancang dengan nama besar. Cara ini dipandang sebagai langkah yang bagus dari Hillary untuk ditampilkan pada malam inagurasi, sebagai rasa penghormatan kepada seluruh negeri beserta seluruh rakyatnya atas dukungan yang telah diterima dirinya dan Bill Clinton.

Sedangkan untuk inagurasi kedua pada 1997, Hillary tampil lebih glamor dalam balutan gaun long sleeve dipasangkan dengan jubah warna emas yang kesemuanya ini adalah keluaran rumah model Oscar de la Renta. Namun sayangnya kala itu walau sudah mengenakan gaun yang mewah, Hillary disebut sebagai first lady dengan fashion sense yang tidak konsisten.

(foto: fashionista)

Hal tersebut kurang lebih dikarenakan Hillary terlihat tidak nyaman dengan gaya busananya sendiri, ia membiarkan orang-orang di sekitarnya menentukan gaya seperti apa yang harus ditampilkan. Seperti contohnya penggunaan jubah emas tersebut, di mana jubah itu mengingatkan publik pada jubah putih yang dipakai oleh Jackie O. Padahal keduanya adalah pribadi yang berbeda dengan fashion style yang berbeda satu sama lain pula.

Laura Bush

Seperti Hillary, Laura Bush memilih desainer lokal asal Texas yaitu Michael Faircloth untuk mendesain gaun inagurasinya pada 2001 lalu. Michael Faircloth mendesain gaun polos berwarna merah terang untuk memberikan kesan gaya klasik dan patriotik pada Laura. Laura menampilkan gaya anggun dengan memasangkan gaun klasik bergaya konservatif ini dengan perhiasan mutiara putih.

(foto: fashionista)

Lalu pada perayaan Inaugural Ball yang kedua, tak beda dengan Hillary, Laura juga menunjuk Oscar de la Renta untuk membuat gaun first lady ini. Oscar de la Renta menghadirkan gaun berlengan panjang warna silver. Pada upacara inagurasi yang kedua, Laura terlihat lebih nyaman berada di panggung dunia, di mana semua perhatian tertuju pada ia dan sang suami, Geoge W. Bush.

(foto: fashionista)

Michelle Obama

Terakhir ada first lady yang disebut sebagai salah satu wanita paling stylish di dunia. Tak lain dan tak bukan ialah Michelle Obama, saat di iangurasi pada 2008 lalu Michelle tampil menakjubkan dengan gaun one-shoulder warna putih hasil karya desainer Jason Wu.

Penampilan Michelle yang spektakuler sekaligus membumi ini dilihat sebagai salah satu penampilan first lady dalam Inaugural Ball paling sukses. Gaun putih yang dikenakan ibu dua anak tersebut, terlihat sebagai simbol untuk memulai sesuatu yang baru sesuatu yang fresh, sejalan dengan momentum berhasilnya Barack Obama sebagai orang kulit hitam yang sukses menjadi pemimpin tertinggi sebuah negara maju sekelas Amerika Serikat.

(foto: fashionista)

Gaun putih Michelle ini menampilkan terlihat real dan membumi, sekaligus sangat romantic. Barack dan Michelle berhasil menampilkan imej melebihi batas lingkup politik. Mereka berdua hadir sebagai sosok pasangan suami istri yang menginspirasi untuk khalayak luas. Pilihan Michelle yang jatuh pada seorang desainer yang tidak tenar namanya juga menyiratkan bahwa Michelle adalah sosok seorang wanita modern yang mandiri, penuh percaya diri dan powerful.

(foto: huffingtonpost)

Sama halnya dengan upacara inagurasi yang pertama, Michelle pun mengenakan gaun rancangan Jason Wu. Meskipun banyak kritikus mode dan pemerhati fashion memuji penampilan Michelle, namun mereka juga kecewa karena Michelle tidak mengenakan rancangan desainer yang 'unknown' seperti sebelumnya. Publik berpikir bahwa Michelle akan kembali mengenakan sekaligus mempromosikan desainer yang belum punya nama. Namun meski demikian publik fashion tetap terpuaskan oleh penampilan Michelle dengan gaun berwarna merah karya Jason Wu.

Dan sekarang publik sedang menunggu, akan seperti apa citra dan gaya busana yang ditampilkan oleh seorang Melania Trump saat upacara inagurasi Presiden AS ke 45 nanti? Bukanlah berlebihan apabila publik begitu antusias, karena sepotong busana yang dikenakan  malam itu akan menentukan citra dan karakter seorang First Lady selama 4 tahun kedepan. Publik dan media akan beramai-ramai berusaha mendeskripsikan makna yang terkandung dalam pilihan busana sang Ibu Negara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini