Waspada, Parkinson Sering Diawali Tangan Gemetar

Erika Kurnia, Jurnalis · Selasa 22 November 2016 16:17 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 22 481 1548224 waspada-parkinson-sering-diawali-tangan-gemetar-ZthAzSEROD.jpg Tangan gemetar bisa pertanda awal Parkinson (Foto: Healthline)
GEMETAR atau tremor aalah gerakan ritmis pada organ atau bagian tubuh tertentu. Gemetar dapat dirasakan pada tangan, lengan, kepala, hingga kotak suara.
Tremor bisa dibagi menjadi dua kategori, yang terjadi saat tubuh beristirahat dan saat melakukan satu pekerjaan. Tremor yang muncul saat tubuh istirahat bisa dihubungkan dengan stres mental berlebih, kurang tidur, hingga parkinson.
Tremor kategori kedua dapat terjadi saat bagian tubuh melakukan tugas tertentu seperti memegang dan menggenggam. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut dari penyebab tremor, sebagaimana dilansir dari Boldsky:
Parkinson
Parkinson adalah gangguan degeneratif sistem saraf pusat yang akan menghasilkan gejala seperti tremor tak terkendali dari bagian tubuh terutama, terutama pada tangan. Hal ini terjadi karena cacat di otak yang berhubungan dengan pengelolaan gerakan tubuh.
Multiple sclerosis
Penyakit peradangan ini disebabkan rusaknya selubung pelindung saraf di sistem saraf pusat. Rusaknya saraf mengakibatkan kerusakan pada kemampuan komunikasi saraf, ini juga memicu masalah seperti tremor. 
Stroke
Stroke mengakibatkan jumlah darah ke otak terbatas. Tergantung daerah otak yang terhambat aliran darahnya, gejala kelumpuhan dapat dialami pada bagian yang terganggu. Selain kelumpuhan, tremor dapat dialami akibat lesi atau kerusakan di cerebellum (otak besar). 
Cedera otak traumatis
Ini mengacu pada cedera traumatis otak karena tekanan eksternal. Cedera otak traumatis adalah salah satu penyebab serius kematian dan cacat di seluruh dunia. Salah satu gangguan yang terkait dengan ini adalah tremor moderat. 
Gangguan tidur
Ada berbagai masalah yang terkait dengan gangguan tidur yang menyebabkan tubuh gemetar saat tidur. Sleep apnea atau gangguan gerakan tungkai periodik dan parasomnia adalah beberapa di antara mereka. Tersumbatnya sebagian jalan napas juga menyebabkan tubuh gemetar saat tidur untuk menormalkan kembali jalur pernapasan.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini