nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Inikah yang Anda Alami Sekarang? Waspada dengan Stres

Agregasi Qerja.com, Jurnalis · Selasa 22 November 2016 17:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 11 22 481 1548291 inikah-yang-anda-alami-sekarang-waspada-dengan-stres-OqkibrTn3Z.jpg Ilustrasi (Foto: Flickr)

STRES adalah suatu kondisi atau perasaan yang dialami ketika seseorang merasa tuntutan dari lingkungan melebihi kemampuan pribadi untuk menghadapinya. Kita semua pernah mengalami stres dalam hidup. Apakah itu stres sesaat ketika menghadapi tugas kantor, atau stres jangka panjang karena tekanan karier.

Saat kita menghadapi satu situasi, kita membuat dua keputusan. Pertama, kita akan melihat apakah keadaan tersebut mengancam –bisa jadi ancaman kedudukan sosial, nilai, waktu atau reputasi dan kelangsungan hidup. Kita akan mengambil tindakan untuk melawan atau menghindarinya.

Kedua, kita akan menilai kemampuan diri untuk menghadapi ancaman tersebut. Kita akan memertimbangkan waktu, pengetahuan, kemampuan emosi, energi, kekuatan dan lainnya. Stras yang kita alami tergantung dari dua hal tersebut. Sejauh mana kita bisa menghadapi ancaman dengan kekuatan yang dimiliki.

Setiap orang bereaksi terhadap stres dengan cara yang berbeda-beda. Terkadang kita tidak menyadari kalau sedang stres. Berikut tanda-tanda dari reaksi seseorang saat menghadapi suatu masalah atau tekanan seperti dikutip dari mindtools.com.

• Sering sakit kepala

• Tangan dan kaki tiba-tiba dingin atau berkeringat

• Sering mulas, sakit perut atau mual

• Panik

• Tidur berlebihan, atau sebaliknya malah insomnia

• Sulit berkonsentrasi

• Perilaku obsesif kompulsif

• Menarik diri dari pergaulan sosial

• Kelelahan yang konstan

• Mudah marah

• Kenaikan atau penurunan berat badan secara drastis

• Merasa kewalahan atau kelebihan beban

Kalau Anda merasakan beberapa gejala itu, waspadalah, mungkin Anda sebenarnya stres tanpa disadari.

Cara mengelola stres

Langkah pertama untuk menangani stres adalah memahami asal muasal tekanan tersebut. Anda bisa mencatat hal-hal kecil yang membuat stres setiap hari. Dengan begitu, Anda akan bisa mengidentifikasi potensi penyebab stres jangka panjang.

Setelah itu, Anda bisa membuat daftar penyebab stres dan dampak yang ditimbulkan. Hal apa saja yang akan berakibat buruk untuk kesehatan dan kesejahteraan Anda? Hal apa saja yang bisa berpengaruh pada pekerjaan dan produktivitas? Lalu, Anda bisa mengelola stres dengan beberapa cara berikut ini.

• Pendekatan aksi

Mengelola waktu kerja Anda. Beban pekerjaan bisa membuat Anda stres. Jadi, Anda harus bisa mengatur waktu dengan baik. Caraya dnegan membuat daftar to-do-list. Anda bisa membuat skala prioritas pada setiap pekerjaan. Lalu Anda akan mengeluarkan semua daya pikiran pada pekerjaan yang paling penting dan menghabiskan sisa tenaga untuk tugas remeh temeh. Anda juga harus menghindari multitasking. Saat harus mengecek email, maka Anda harus fokus pada satu hal tersebut. Tinggalkan gadget menjelang tidur. Sehingga Anda bisa benar-benar “switch off”.

Mengelola hubungan sosial. Orang lain seperti bos dan rekan kerja bisa menjadi salah satu sumber stres. Anda harus tau batasan diri. Jika Bos memberi tugas yang tidak masuk akal, maka Anda bisa mengatakan tidak mau mengerjakannya. Tetapi dia tetap atasan Anda yang harus dihormati. Sehingga Anda tidak boleh menghindari atau menjauhinya.

Memperbaiki suasana dan tempat kerja juga bisa menjadi salah satu sumber stres. Misalnya, penerangan ruang kantor yang buruk, pendingin udara terlalu dingin, rekkan kerja yang bicara terlalu keras. Hal ini membuat frustasi dan tidak nyaman dalam bekerja Beberapa orang melapor pada atasan untuk melakukan perubahan fasilitas kantor

• Pendekatan emosi

Jika selalu memandang situasi dari sisi negatif, maka lama-lama Anda menjadi stres sendiri. Hal ini juga melanda orang-orang yang perfeksionis. Anda bisa berusaha untuk mengubah sudut pandang menjadi lebih positif. Sementara untuk sang perfeksionis bisa melonggarkan standar dengan membiarkan sedikit kekurangan dalam pekerjaan.

• Pendekatan cara penerimaan

Kalau tidak mampu menerima situasi buruk yang dihadapi, maka Anda bisa berusaha untuk menerimanya. Gunakan teknik meditasi dan relaksasi agar bisa menenangkan diri saat menghadapi stres. Anda juga bisa bercerita kepada teman, keluarga atau bahkan konsultan dan dokter tentang tekanan di kantor. Lalu And abisa memelajari setiap kejadian buruk yang pernah dialami dan membangun ketahanan diri supaya tidak terpuruk lagi.

Jika menyadari tanda-tanda stres, maka Anda harus segera mencari jalan keluar. Sebab stres akan berdampak pada kemampuan kita untuk melakukan pekerjaan dengan efektif. Stres juga memengaruhi cara kerja kita dengan orang lain. Hal ini bisa berakibat negatif pada karier, kesejahteraan dan hubungan sosial. Bahkan, stres dalam jangka panjang juga bisa berdampak buruk pada kesehatan. Misalnya mendatangkan penyakit kardiovaskular, stroke, depresi, tekanan darah tinggi dan kekebalan tubuh yang menurun.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini