nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bisakah Mengembalikan Keperawanan yang Telah Hilang?

Dinno Baskoro, Jurnalis · Rabu 23 November 2016 01:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 11 22 481 1548516 bisakah-mengembalikan-keperawanan-yang-telah-hilang-AvRQ6pNtT4.jpg Ilustrasi (Foto: Newshealthadvisor)

DALAM budaya timur, keperawanan masih dianggap penting. Makna dari istilah perawan dapat digambarkan melalui dua pandangan, yakni secara fisik dan nilai kejujuran. Namun jika keperawanan itu hilang, apakah dapat kembali lagi?

Istilah perawan yang merujuk pada nilai kejujuran dapat diartikan bahwa gadis tersebut belum pernah berhubungan intim. Jika sudah pernah berhubungan seksual, jelas dapat diartikan bahwa gadis itu sudah tidak perawan lagi.

Dalam kondisi ini, tidak ada pil atau obat herbal lain yang dapat mengembalikan keperawanan. Jika pengakuan seorang gadis belum pernah berhubungan intim, maka dia sudah merusak esensi dan nilai kejujuran perihal keperawanannya.

Kemudian istilah perawan juga dapat dimaknai secara fisik. Di mana seorang wanita memiliki selaput dara pada alat kelamin. Sobeknya selaput dara dapat disebabkan banyak faktor, entah pernah berhubungan seks atau bahkan karena kecelakaan dan hal-hal tak terduga lainnya.

Seorang ahli bedah plastik dapat merekonstruksi selaput dara agar kembali seperti semula. Meski demikian, hal itu tidak dapat membuat seorang gadis jadi 'perawan' lagi (jika kenyataannya Anda pernah berhubungan intim).

Meski pasangan Anda kelak bisa ditipu dengan keadaan tersebut. Namun dalam lubuk hati terdalam, pasti ada yang mengganjal dan ditutup-tutupi.

Karena itu hargailah nilai-nilai kejujuran seperti halnya budaya ketimuran yang berlaku. Tak perlu malu mengungkap kejujuran pada (calon) pasangan dan segera rajut kehidupan bahagia bersama pasangan yang bisa terima Anda apa adanya. Dikutip dari laman Mentalhelp.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini