Luisa Casati, Marchesa yang Menjadi Inspirasi Koleksi Teranyar Sebastian Gunawan

Afiza Nurmuseriah, Jurnalis · Rabu 30 November 2016 06:49 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 30 194 1554762 luisa-casati-marchesa-yang-menjadi-inspirasi-koleksi-teranyar-sebastian-gunawan-F2o1XDDcji.jpg Sebastian Gunawan (Foto: Instagram)

KEMEWAHAN dan klasiknya kecantikan wanita Eropa memang kerap menjadi inspirasi beberapa desainer untuk merancang sebuah adi busana. Adalah Luisa Casati, seorang Marchesa (bangsawan) yang selama tiga dekade di awal abad 20 dianggap sebagai perempuan paling artistik setelah Bunda Maria dan Cleopatra yang menjadi tema untuk koleksi terbaru desainer kenamaan Sebastian Gunawan.

Berlokasi di Ballroom Hotel Mulia Senayan, Jakarta, dalam tajuk La Divina Marchesa, ada yang berbeda dan hal baru yang ditawarkan Sebastian Gunawan Couture dari peragaan busana tahunannya kali ini. Kendati demikian, wanita ideal yang diekspresikan lewat koleksi cantik dan modern tetap tergambarkan.

Dimulai dengan pertunjukkan ballet Sebastian Gunawan dan istrinya, Cristina Panarese menunjukkan 91 looks pada malam yang kental dengan dekorasi Maroko dan Rusia ini. Adi busana rancangan, Seba, panggilan akrabnya kali ini terdiri dari gaun koktail dan gaun malam yang eksklusif untuk tahun 2017. Sebelumnya, dua puluh gaun couture tersebut di antaranya telah ditampilkan dalam peragaan adi busana tingkat dunia, Paris Couture Fashion Week 2016.

Ditemui seusai shownya, Seba mengungkapkan alasannya mengapa menjadikan Luisa Casati sebagai inspirasi utamanya.

"Saya dan Cristina menghidupkan elemen mode yang datang dari Luisa Casati sebagai inspirasi utama di mana perpaduan unsur budaya Timur seperti Turki, Jepang dan Tiongkok dengan Barat seperti Eropa menjadi karya uang penuh intrik, detail , multi warna dan kaya bentuk, serta menjadi inspirasi mode mendatang," ungkapnya.

Sebastian Gunawan menggambarkan wanita yang menampilkan gaya persona yang unik, bisa sebagai wanita yang elegan atau feminin, dapat juga menjadi khas dan berbeda, atau dalam ragam karakter lain yang sesuai jati dirinya.

Gaya wanita yang variatif itu tergambar lewat karakter desain yang beragam, mulai busana ringan namun berkonstruksi kuat, dengan gaun-gaun nan mewah kaya akan ornamen fringe sampai bebatuan mulia.

Dalam keragaman itu masing-masing rancangan terikat pada satu benang merah koleksi, yaitu perpaduan multielemen yang dikerjakan dengan tangan dalam ketelitian tingkat tinggi, juga pada komposisi berani dalam blok warna, motif abstrak berukuran besar di atas aneka bahan dan material.

"Untuk bahan saya juga buat eksklusif dengan membuatnya sendiri dengan tim, salah satunya lace dibuat sedemikian rupa hingga bisa dibuat lebih struktural dan mewah," tutupnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini