Penduduk Melawi Kalbar Dapat 22 Juta Liter Air Bersih

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 30 November 2016 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 30 481 1555101 penduduk-melawi-kalbar-dapat-22-juta-liter-air-bersih-lRatDQc7Lc.jpg Ilustrasi (Foto: Webmd)

KONDISI daerah pinggiran Indonesia banyak memiliki masalah, salah satunya kekurangan air bersih. Jika masalah itu tidak dituntaskan, akan timbul banyak penyakit yang menyebabkan kematian.

Seperti halnya wilayah Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat yang mengalami masalah kekurangan air bersih yang tentunya tidak dapat dikonsumsi. Kondisi air di sana sangat keruh dan berbau karena serapan gambut.

Melihat masalah itu, P&G Wahana Visi mencoba untuk berbagi air bersih untuk penduduk di desa-desa sekitar Kabupaten Melawi. Caranya yaitu membagikan water purifier sachet dengan prosedur yang tidak sembarangan.

"Di sana kalau bicara tentang air memang ada. Tapi airnya berwarna dan berbau. Tentu air itu tidak layak dikonsumsi karena ada kuman yang menimbulkan penyakit," ucap Interim National Resources Department Director Yayasan Wahana Visi Indonesia Agnes Wulandari dalam Press Conference Berbagi ASA di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2016).

Dari segi geografis, Kabupaten Melawi berada di pinggiran Kota Pontianak. Setiap orang yang menjejakkan kaki ke wilayah tersebut harus menempuh perjalanan darat sekira delapan jam.

Sementara itu, penduduk desa di Kabupaten Melawi memiliki kegiatan sehari-hari untuk bercocok tanam pohon karet. Keberadaan anak-anak di sana juga cukup banyak yang tentunya menjadi harapan bangsa.

Wilayah tersebut sudah lama mengalami kekurangan air bersih. Angka penyakit diare tergolong tinggi di sana, karena penduduknya sering mengonsumsi air kotor tanpa direbus lebih dulu. Bahkan, angka kejadian diare masuk tiga besar di Provinsi Kalimantan Barat.

"Kami salurkan air bersih lewat tim Wahana Visi untuk membagikan di Kalimantan Barat. Awalnya kami menargetkan sembilan juta liter air bersih. Tapi dapatnya lebih dari itu yaitu 22 juta liter air bersih," ujar Direktur Protect & Gamble Home Products Indonesia Nararya Soeprapto, pada kesempatan sama.

Pembagian air bersih ini dimulai 1 Januari 2017 mendatang. Selain berbagi air, penduduk Kabupaten Melawi juga akan mendapatkan edukasi pentingnya menggunakan dan konsumsi air bersih.

"Edukasi juga kita lakukan, karena membantu menurunkan angka kesakitan terutama diare di sana," tutup Agnes.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini