Image

HARI AIDS SEDUNIA: Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar HIV AIDS

Maria Amanda Inkiriwang, Jurnalis · Kamis 01 Desember 2016, 17:00 WIB
https img.okeinfo.net content 2016 12 01 481 1556293 hari aids sedunia mengungkap mitos dan fakta seputar hiv aids 19CFezjYa1.jpg Ilustrasi (Foto: Huffingtonpost)

TERKADANG seorang yang terkena HIV AIDS mengalami pengucilan sosial akibat stigma yang beredar. Padahal, informasi yang berasal dari mulut ke mulut soal permasalahan ini, belum tentu diketahui kebenarnnya.

Oleh karena itu, saatnya mengungkap mitos dan fakta seputar HIV AIDS, dilansir dari Europenews, Kamis (1/12/2016).

HIV dan AIDS adalah hal yang sama

Mitos. Seseorang dikatakan pengidap HIV karena mereka memiliki virus HIV di dalam tubuhnya. Sedangkan, AIDS merupakan pengembangan virus HIV, di mana kondisi imun tubuh sangat lemah dan sama sekali tidak bisa melawan berbagai penyakit.

HIV sangat bisa ditularkan lewat hubungan seks

Fakta. Saat berhubungan seks, sangat mungkin bagi seorang dengan HIV menularkan pasangannya. Sebenarnya, virus HIV memiliki kencenderungan penularan yang rendah dibandingkan penyakit menular lainnya. Pencegahan untuk menimalkan penularan dengan penggunaan kondom saat berhubungan seks.

Oral seks bisa menularkan HIV

Fakta. Meskipun kemungkinannya kecil, virus HIV tetap bisa ditularkan melalui oral seks. Terutama bila ada gigi berlubang dan luka pada gusi, bisa memperbesar peluang penularan virus ini.

Hanya seorang yang penyuka sesama jenis saja yang bisa terkena HIV

Mitos besar. HIV bisa menyerang siapa saja. Termasuk penyuka lawan jenis, maupun sesama jenis. Menurut pada tahun 2010, pengidap HIV terbanyak pada mereka penyuka lawan jenis atau heteroseksual.

HIV bisa ditularkan oleh air liur atau gigitan

Mitos. virus HIV tidak menular serta merta melalui gigitan atau air liur. kecuali bila ada konrak darah dengan.penderita, penularan bisa saja terjadi.

HIV bisa ditularkan lewat sikat gigi

Mitos. Virus HIV tidak ditularkan lewat sikat gigi dengan penderita. Perlunya mengganti sikat gigi ini mencegah terjadinya perkembangan bakteri dan berakibat pada penularan penyakit.

(Helmi Ade Saputra)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini