nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Tak Masalahkan Banyak Turis Tiongkok ke Indonesia, Alasannya?

Erika Kurnia, Jurnalis · Senin 05 Desember 2016 17:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 12 05 406 1559250 pemerintah-tak-masalahkan-banyak-turis-tiongkok-ke-indonesia-alasannya-kOkBpuESJd.jpg Turis Tiongkok ke Indonesia (foto: Bloomberg)

TIONGKOK yang merupakan negara dengan penduduk terbanyak di dunia banyak menghabiskan waktu dan uang untuk liburan. Fenomena tersebut tidak ingin dilewatkan pemerintah untuk menarik lebih banyak turis Tongkok ke Indonesia.

Pasalnya, pendapatan dari industri pariwisata yang disumbang turis adalah yang paling cepat didapat dan mampu menyerap lapangan kerja paling besar. Oleh karena itu pemerintah sangat positif dengan hal tersebut, termasuk Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

“Orang suka curiga kenapa kita banyak kedatangan orang Tiongkok. Kalau yang datang turis tidak masalah, bahkan kita ingin dorong 10 juta turis Tiongkok untuk ke Indonesia sampai 2019,” ujar Menko Luhut dalam acara siaran langsung “Hot Seat” di Okezone.tv, Senin (5/12/2016).

Luhut Koordinasi dengan Eselon I Kementerian ESDM

Berdasarkan data Kemenko Polhukam dari UNWTO dan Travel Guide China, penduduk Tiongkok melakukan 127,9 juta kali perjalanan internasional pada 2015 dan menghabiskan rata-rata 2,285 dollar AS per trip (setara dengan Rp292 miliar).

“Sayangnya kita belum masuk 10 destinasi yang diminati orang-orang Tiongkok. Paling banyak mereka pergi ke Jepang, Amerika, dan Eropa,” imbuh pria yang pernah menjabat sebagai Menko Polhukam tersebut.

Sementara itu, pemerintah dari berbagai sektor tengah mengutamakan pembangunan pariwisata di 10 destinasi. Tiga di antaranya yang masih diutamakan saat ini adalah Danau Toba di Sumatra Utara, Mandalika di Lombok, dan Borobudur di Jawa Tengah.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini