Kenapa Mr P Pria Tak Bertulang? Jawabannya Bikin Kalian Penasaran!

Agregasi Majalah Popular, Jurnalis · Jum'at 16 Desember 2016 14:53 WIB
https: img.okezone.com content 2016 12 16 481 1568394 kenapa-mr-p-pria-tak-bertulang-jawabannya-bikin-kalian-penasaran-Go9MXnevR5.jpg Ilustrasi (Foto: Google)

BENARKAH Mr P pria tak bertulang? Kok bisa? Kenapa tak bertulang?

Sama halnya dengan anatomi tubuh seperti tangan dan kaki, pernahkah terpikir di kepala kalau seharusnya Mr P punya tulang juga?

Ya, karena bentuknya yang elastis, Mr P disebut sebagai anatomi paling unik di antara tulang-tulang lainnya. Berdasarkan penelitian, manusia memang berevolusi Mr P mereka tak punya tulang.

Studi paling terbaru membuktikan kalau ‘tulang Mr P’ alias baculum berevolusi. Selain berevolusi pada hewan mamalia, tulang Mr P juga berevolusi di era primata dulu. Para periset berpendapat, manusia tak punya tulang Mr P karena manusia adalah makhluk monogami dan para pria tak perlu berkompetisi pas mencari pasangan.

Sebenarnya kalau mau menyebut tulang Mr P (jika memang ada), ukuran tulangnya terbilang beda-beda bentuk dan ukuran. Baik dalam panjang, lebar, dan bentuk dalam rupa pria mamalia hingga detik ini.

Contohnya saja, monyet kecil punya Mr P berukuran sekitar dua milimeter. Sementara anjing laut punya Mr P yang bisa mencapai 60 sentimeter panjangnya.

Periset University College London menggali lagi kenapa manusia tak punya baculum – baik dari era nenek moyang primate dan karnivora dulu. Hasilnya?

Mereka menemukan fakta, ternyata baculum sudah berevolusi pada makhluk mamalia di rentangan waktu 145 hingga 95 juta tahun lalu.

Studi tersebut menemukan penetrasi yang lama selama bercinta (lebih lama dari tiga menit) punya korelasi dengan keberadaan baculum saat evolusi makhluk primate. Penetrasi yang lama identik dengan panjangnya baculum pada makhluk primata dan karnivora!

Kompetisi Seksual

Selain itu, para periset juga menemukan tingginya tingkat kompetisi seksual antar pria juga bisa memprediksi seberapa panjangnya baculum pada makhluk primata.

Sang pemimpin riset, Matilda Brindle bilang, baculum punya peranan penting dalam strategi alat reproduksi pria, di mana pria menghadapi tingginya tingkat kompetisi seksual saat itu.

Akhirnya, dengan kata lain, sebenarnya manusia memang diciptakan untuk hubungan monogami. Sedangkan jika ada yang berpoligami, itu sangat jarang ditemukan.

Bagaimana menurut Anda?

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini