nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selain Bau Mulut, Ini Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Jengkol!

Maria Amanda Inkiriwang, Jurnalis · Kamis 22 Desember 2016 13:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 12 22 481 1573041 selain-bau-mulut-ini-bahaya-terlalu-banyak-konsumsi-jengkol-N1LEMCaAR7.jpg Jangan terlalu banyak makan jengkol (Foto: Warisankuliner)

JENGKOL, makanan yang kerap menjadi kegemaran masyarakat Indonesia. Kenikmatan yang tidak terelakkan bisa membuat orang ketagihan makan jengkol. Namun, ketahuilah terlalu makan jengkol bisa berbahaya bagi kesehatan.

Dalam sebuah studi yang dipublikasikan US National Library of Medicine National Institutes of Health, Kamis (22/12/2016), jengkol bisa berdampak pada kesehatan ginjal hingga gagal ginjal akut.

Biasanya, gagal ginjal akut ditandai dengan gejala mual, muntah, nyeri pinggang bilateral, hematuria (darah dalam urin), dan oliguria (urin kurang dari 400 mL/hari). Dilengkapi oleh penelitian lainnya, jengkol mengandung asam amino jengkol yang tidak biasa dan dapat membentuk kristal tajam di saluran kemih. Inilah yang menyebabkan rasa sakit dan hematuria.

Penelitian ini pun diuji coba pada tikus normal tanpa indikasi penyakit. Ternyata konsumsi jengkol bisa memberi toksik pada beberapa organ tertentu. Jengkol dapat menyebabkan hipertrofi dan lesi pada jantung. Selain itu, berdampak pada buruk pada kinerja ginjal, hari, paru-paru dan pankreas.Tak hanya itu, terlalu banyak konsumsi ginjal juga diasosiasikan pada sakit asam urat akut.

Sebetulnya, konsumsi jengkol yang tak berlebihan mampu menstabilkan gula darah pada tikus percobaan dengan diabetes. Jengkol juga berdampak positif untuk meningkatkan nafsu makan dan juga peningkatan berat badan.

Setelah mengetahui bahaya, mulai sekarang jangan lupa untuk memoderasi konsumsi jengkol. Pasti ada manfaat kesehatan yang bisa Anda rasakan pula.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini