nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Khitanan Massal dan Donor Darah Warnai Peringatan Maulid Nabi di BSD

Hambali, Jurnalis · Minggu 25 Desember 2016 13:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 12 25 481 1575339 khitanan-massal-dan-donor-darah-warnai-peringatan-maulid-nabi-di-bsd-JwgTmUIvBm.jpg Khitanan massal dan donor darah warnai peringatan Maulin Nabi Muhammad di BSD (Foto: Hambali/Okezone)

PERAYAAN Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Jalan Pare, Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (25/12/2016) turut diramaikan oleh aksi sosial berupa khitanan massal dan donor darah.

Sekira 120 anak-anak usia dini dari kalangan tak mampu menjalani proses khitan. Mereka di tangani oleh 10 tim dokter dari Rumah Sakit Bhineka Bhakti Husada Pondok Cabe, sejumlah fasilitas peralatan medis dan obat-obatan nampak telah disediakan dalam ruangan disamping masjid tersebut.

Selain itu, panitia penyelenggara dari Masjid Al ikhlas 1/6 BSD juga melibatkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangsel dalam kegiatan donor darah yang digelar secara bersamaan dengan perayaan maulid nabi tersebut.

"Kegiatan ini sudah yang ke tujuh kalinya, rutin kita lakukan tiap tahun berkaitan dengan perayaan maulid nabi. Sengaja kita gabungkan dengan aksi sosial berupa khitanan massal, donor darah, bazar murah serta tabligh Akbar, tujuannya agar sekaligus bisa menjadi syiar kepada sesama umat Islam," kata Eko Teguh, Ketua Penyelenggara.

Sebagian besar bocah-bocah itu menangis usai menjalani proses khitan, mereka mengeluhkan sedikit rasa nyeri. Untuk meredakan tangisan mereka, panitia dengan sigap merayu dan menghibur anak-anak itu.

(Foto: Hambali-Okezone)

Tak lupa, seperangkat perlengkapan salat dan alat-alat sekolah dibagikan satu-persatu kepada anak-anak itu sebagai hadiah. Hal tersebut, sedikit mengobati rasa nyeri yang mereka rasakan saat disunat.

"Penanganannya dilakukan oleh 10 tim dokter, tiap anak memerlukan waktu sekira 20 hingga 25 menit untuk prosesnya. Setelah itu kita berikan suntik anastesi, lalu beberapa obat agar cepat mengeringkan lukanya," tutur Retno, Ketua tim Dokter.

Sementara untuk donor darah, PMI Kota Tangsel menyediakan 100 kantung darah, meski baru 75 orang yang mendaftar. Tiap pendonor akan menghasilkan 1 kantung darah.

(Foto: Hambali-Okezone)

Rencananya, kantung-kantung darah itu akan disterilisasi lebih dulu di kantor PMI Tangsel. Setelah dinyatakan aman, barulah disimpan untuk digunakan kepada yang membutuhkan.

"Beberapa waktu lalu kita sempat kekurangan stok darah, tapi saat ini kondisinya masih aman. PMI Tangsel sangat terbantu, karena 70 persen stok darah kita ya dari event seperti ini," terang Juliana Wijaya, Analis Laboratorium PMI Tangsel di lokasi.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini