nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Membersihkan Telinga dengan Cotton Bud Berbahaya?

Maria Amanda Inkiriwang, Jurnalis · Rabu 04 Januari 2017 17:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 01 04 481 1583180 membersihkan-telinga-dengan-cotton-bud-berbahaya-FGPfLfbMae.jpg Membersihkan telinga dengan cotton bud bisa membahayakan (Foto: Dailymail)

BAGAIMANA biasanya Anda membersihkan telinga? Menggunakan cotton bud, pengorek kuping, atau tisu? Ternyata, membersihkan telinga secara manual bisa merusak organ telinga lho.

Para peneliti dari American Academy of Otolaryngology mencatat, pedoman cara memasukkan instrumen asing ke dalam saluran telinga. Pasalnya, cotton bud dapat membersihkan telinga dan meningkatkan produksi serumen atau kotoran telinga.

Selain itu, membersihkan telinga secara manual, bisa meningkatkan kemungkinan menusuk gendang telinga, dislokasi tulang halus, sehingga menyebabkan infeksi. Bahaya tambahan impaksi atau sumbatan kotoran telinga dapat berakibat pada rasa nyeri, gatal, rasa penuh, berdengung atau tinitus, gangguan pendengaran, hingga bau yang tidak menyenangkan.

Ketua dari American Academy of Otolaryngology, dr Seth Schwarts mengatakan, pasien sering berpikir mencegah kotoran telinga adalah membersihkannya dengan kapas atau cotton bud, klip kertas, dan earwax.

"Masalahnya, upaya menghilangkan kotoran telinga mampu menciptakan masalah lebih lanjut karena kotoran telinga terdorong dan berdampak lebih jauh saat ke dalam liang telinga," jelas Schwarts.

Benda asing yang bisa masuk ke telinga dapat menyebabkan bahaya serius pada gendang dan saluran telinga, sehingga berpotensi pada kerusakan sementara atau bahkan permanen. Ia juga menegaskan, ada satu hal yang bertentangan dengan kepercayaan populer. Telinga bisa membersihkan diri mereka sendiri.

"Ada kecenderungan bagi orang yang ingin membersihkan telinga mereka karena kotoran telinga mengindikasikan ketidakbersihan diri. Informasi ini justru memicu kebiasaan yang tidak aman," jelasnya.

Ia menambahkan, kotoran telinga adalah zat normal bagi tubuh memproduksi untuk membersihkan, serta melindungi telinga. Hal ini bertindak sebagai agen membersihkan diri untuk menjaga kesehatan telinga yang sehat denga menjebak kotoran, debu, dan masalah kecil lainnya. Bagi Anda yang hobi membersihkan telinga dengan earwax, hal ini bisa membuat kotoran telinga menjadi lengket dan kiat terdorong.

Hal penting yang perlu Anda ketahui, gerakan rahang saat mengunyah, serta tumbuhnya kulit pada saluran telinga akan membantu memindahkan kotoran telinga. Terutama saat mandi, kotoran telinga bersama sel kulit mati bisa dicuci saat mandi.

Perlu diketahui, proses pembersihan yang biasa dilakukan dapat memengaruhi penumpukan kotoran. Bila Anda mengalami permasalahan serius pada telinga berkaitan dengan penumpukan kotoran telinga, hal ini perlu dilakukan oleh dokter spesialis. Demikian disadur dari laman Dailymail, Rabu (4/1/2017).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini