Sudah Olahraga Tapi Berat Badan Naik? Ini 3 Alasannya

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 10 Januari 2017 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 10 481 1587691 sudah-olahraga-tapi-berat-badan-naik-ini-3-alasannya-snLBvOgCpj.jpg Berat badan naik di awal masa olahraga (Foto:Huffpost)

TAK sedikit orang berusaha olahraga untuk membakar kalori, juga demi mendapatkan tubuh ideal. Tetapi sebaliknya, malah orang mengalami kenaikan berat badan yang tak diinginkan.

Hal ini biasanya terjadi ketika Anda memulai olahraga. Kira-kira apa sebabnya ya?

Dikutip Timesofindia, Selasa (10/1/2017), berikut adalah tiga alasan terbesar yang membuat Anda mengalami kenaikan berat badan, meski telah melakukan olahraga.

Nyeri otot

Setiap kali Anda memulai olahraga, berat badan Anda mungkin meningkat karena nyeri otot. Nyeri pada dasarnya adalah hasil dari pemecahan jaringan otot yang terjadi sekira satu atau dua hari pertama ketika Anda memulai olahraga. Namun, yang perlu diingat adalah bahwa nyeri otot itu hanya bersifat sementara dan akan menghilang setelah minggu kedua saat Anda menjalani olahraga.

Retensi (menahan) cairan

Selama melindungi jaringan otot saat menjalankan program latihan, mungkin Anda mengalami retensi cairan. Karenanya, otot Anda rentan mempertahankan cairan yang mengakibatkan peradangan. Saat terjadi retensi, Anda akan mengalami kenaikan berat badan sekira dua kilogram. Tapi setelah beberapa minggun Anda menjalani olahraga rutin, berat badan Anda menurun seperti sedia kala.

Ukuran otot meningkat

Otot mengandung air selain sel-sel otot. Ketika Anda mulai berolahraga, otot kaki khususnya, menjadi seperti membengkak. Tapi kalau Anda berolahraga secara teratur, masalah ini akan hilang dan otot Anda tampak terlihat kencang.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini