nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jeruk, Kol, hingga Oyster, Makanan Khas Imlek Sarat Makna Keberuntungan

Santi Andriani, Jurnalis · Senin 16 Januari 2017 12:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 01 16 298 1592515 jeruk-kol-hingga-oyster-makanan-khas-imlek-sarat-makna-keberuntungan-lgUnvtcPBs.jpg Makanan khas Imlek (Foto:Huffpost)

MERAYAKAN Tahun Baru China atau Imlek selain dipenuhi dengan rangkaian ibadah juga adalah bagaimana menikmati kuliner yang sarat makna akan keberuntungan di tahun yang baru.

Bagi masyarakat Tiongkok sendiri ada sejumlah menu makanan yang wajib disuguhkan saat malam pergantian tahun hingga perayaan Imlek itu sendiri di hari sesudahnya.

Dilansir dari Huffingtonpost, Senin (16/1/2016) berikut sejumlah makanan yang mungkin akan Anda temui dalam rumah masyarakat Tiongkok ketika merayakan Tahun Baru China.

Pomelo, sejenis jeruk

 

Dalam bahasa Kanton, ketika dilafaskan kata 'pomelo' terdengar seperti pengucapan kata 'to have' yang memiliki arti kesejahteraan atau kemakmuran yang berkelanjutan.

Ikan utuh

 

Untuk Imlek, pantang mengolah ikan yang dipotong-potong, sebaliknya ikan harus dimasak dan disajikan utuh alias masih lengkap dengan kepala dan buntutnya. Ini memiliki makna agar kehidupan ditahun yang baru memiliki awal yang baik dan juga akhir yang baik pula.

Meyajikan ikan utuh juga memiliki makna kesejahteraan, di mana kata ikan dalam bahasa Mandarin adalah 'yu' yang terdengar seperti mengucapkan kata 'kelimpahan'.

Oyster kering

 

Sudah menjadi rahasia umum osyter adalah makanan yang cenderung mewah. Karenanya bagi masyarakat Tiongkok menyuguhkan oyster kering memiliki makna bisnis yang akan berjalan baik di tahun yang baru.

Makanan yang dibungkus dengan kol

 

Dalam bahasa Kanton, kata kol ketika diucapkan terdengar seperti keberuntungan yang bersinar. Karenanya seringkali pada perayaan Imlek, masyarakat Tiongkok membuat sajian berbahan kol yang biasanya untuk membungkus bahan makanan lain.

Baki berisi banyak makanan

 

Jika Anda mengunjungi rumah masyarakat Tiongkok dan mendapatkan suguhan di atas meja sebuah baki yang terdiri dari beraneka ragam kue-kue atau permen, ini memiliki makna. Baki ini biasanya berisi camilan seperti manisan buah melon yang artinya berkembang dan sehat, manisan kering kelapa yang artinya persahabatan dan kebersamaan, kumquats atau buah semacam jeruk yang memiliki makna emas dan kesejahteraan, biji lotus yang memiliki makna kesuburan dan buah lengkeng yang memiliki harapan agar si tamu dapat makan sebanyaknya selama mereka tinggal.

Baki biasanya terdiri dari delapan bagian yang menunjukkan angka baik bagi masyarakat Tiongkok.

Nian gao atau kue keranjang

 

Makanan manis ini hampir di setiap rumah masyarakat Tiongkok yang merayakan Imlek pasti ada. Terbuat dari tempung beras, makanan yang dalam bahasa Mandarin yakni Nian Gao memiliki makna 'tahun yang lebih baik atau tinggi.'

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini